spot_img

Belajar Trading Menggunakan Bullish Flag dan Bearish Flag Pattern

Bullish flag dan bearish flag adalah pola grafik populer yang digunakan dalam analisis teknikal, dan sering digunakan oleh trader untuk mengidentifikasi kelanjutan tren. Pada artikel ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara menggunakan pola ini.

Apa Itu Pola Bullish dan Bearish Flag?

Pola bullish dan bearish flag adalah pola harga yang sering muncul pada berbagai kerangka waktu di pasar keuangan. Dalam istilah analisis teknikal, pola-pola ini dianggap sebagai pola kelanjutan karena sering muncul setelah terdapat tren yang cukup kuat.

Pada artikel ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara mengidentifikasi dan menggunakan pola-pola ini serta cara mencari titik entry dan exit setelah terjadi penembusan, tingkat kegagalan, dan konfirmasi volume.

Anatomi Flag Pattern

bullish flag

Flag pattern ditandai oleh sebuah tren yang kuat, dan diikuti oleh tren sebaliknya yang lambat. Grafik di atas merupakan contoh dari pola flag.

Tren naik yang cukup kuat dikenal sebagai “flagpole”, sedangkan pergerakan tren sebaliknya yang lambat disebut sebagai “flag”.

Pola Bullish Flag

bullish flag

Dalam tren naik, bullish flag pattern akan ditandai oleh sebuah konsolidasi setelah terjadi tren naik yang cukup kuat. Ini menunjukkan bahwa ada lebih banyak antusiasme beli ketika harga bergerak naik dibandingkan turun dan mempertahankan momentum positif sekuritas tersebut.

bullish flag

Trader yang menggunakan pola bullish flag kemungkinan akan menunggu hingga harga menembus ke atas resistance konsolidasi untuk melakukan entry long. Penembusan tersebut mengindikasikan bahwa tren sebelumnya berpotensi berlanjut.

Targetnya setelah breakout sering kali dihitung dengan cara mengukur ketinggian tren sebelumnya (flagpole) dan memproyeksikan jarak yang proporsional dari level breakout.

Dalam hal manajemen risiko, pergerakan harga di bawah support pola flag dapat digunakan sebagai level stop loss atau kegagalan.

Pola Bearish Flag

Pola bearish flag akan terlihat seperti pola bullish flag terbalik.

Dalam tren turun, bearish flag akan ditandai oleh adanya sebuah konsolidasi setelah terjadi tren turun yang cukup kuat. Ini menunjukkan ada lebih banyak antusiasime jual ketika harga bergerak turun dibandingkan ketika harga naik dan membuat momentum sekuritas tersebut tetap negatif.

Trader yang menggunakan pola bearish flag kemungkinan akan menunggu hingga harga menembus ke bawah level support konsolidasi untuk membuka posisi short. Penembusan tersebut mengindikasikan bahwa tren sebelumnya berpotensi berlanjut.

Targetnya dari breakout sering kali dihitung dengan cara mengukur ketinggian tren sebelumnya (flagpole) dan memproyeksikan jarak yang proporsional dari level breakout.

Dalam hal mengelola risiko, pergerakan harga di atas resistance dari pola flag dapat digunakan sebagai level stop loss atau kegagalan.

Trading Bullish dan Bearish Flag Menggunakan Pola Volume

Flag pattern sering dikombinasikan dengan pola volume, dengan tujuan untuk mengkonfirmasi pola ini lebih lanjut.

Bearish Flag dan Volume

Dalam pola bearish flag, trader akan berharap untuk melihat kenaikan volume di sekitar flagpole (tren sebelum pola flag). Kenaikan volume yang terjadi selama tren turun (flagpole), mengindikasikan adanya antusiasme aksi jual pada sekuritas tersebut.

Pola flag tersebut, yang ditandai oleh sebuah konsolidasi dan pullback dari tren turun, idealnya memiliki volume yang rendah atau turun. Hal ini menunjukkan kurangnya antusias aksi beli dalam pergerakan counter trend tersebut.

Volume penurunan (flagpole) yang tinggi, dan volume kenaikan yang rendah adalah indikasi bahwa momentum pasar secara keseluruhan adalah negatif. Ini memperkuat asumsi bahwa tren turun sebelumnya kemungkinan akan berlanjut.

Grafik di atas merupakan contoh dari kenaikan volume selama tren turun, yang menunjukkan momentum jual yang kuat, sementara grafik di bawah merupakan contoh penurunan volume ketika fase konsolidasi, yang mengindikasikan kurangnya minat beli.

Dengan kata lain, kedua grafik ini menggambarkan pola volume yang menguntungkan dan dapat dikombinasikan dengan pola bearish flag, serta mengindikasikan bahwa pelemahan harga masih akan berlanjut.

Bullish Flag dan Volume

Dalam pola bullish flag, trader akan berharap untuk melihat kenaikan volume selama tren naik (tren sebelum pola flag). Volume yang meningkat atau lebih tinggi dari biasanya yang menyertai tren naik (flagpole) mengindikasikan antusiasme aksi beli pada sekuritas tertentu.

Pola flag, yang menggambarkan konsolidasi dari tren naik, idealnya memiliki volume yang rendah atau menurun. Hal ini menunjukkan kurangnya antusiasme pembeli ke dalam pergerakan counter trend.

Kenaikan harga (flagpole) yang diikuti oleh volume yang tinggi, dan penurunan harga yang diikuti oleh penurunan volume, adalah indikasi bahwa momentum pasar secara keseluruhan adalah positif, dan mengindikasikan bahwa tren naik kemungkinan akan berlanjut.

Grafik di atas menggambarkan kenaikan volume selama tren naik, menunjukkan momentum beli yang kuat, sementara grafik di bawah menggambarkan penurunan volume selama terbentuknya pola flag, mengindikasikan kurangnya minat terhadap penurunan harga.

Kedua grafik tersebut menggambarkan pola volume yang menguntungkan yang dapat digunakan oleh trader ketika mengidentifikasi pola bullish flag, yang mengindikasikan tren kenaikan harga berpotensi berlanjut.

High Volume Breakout

Trader yang menggunakan pola bullish flag dan bearish flag kemungkinan akan berharap untuk melihat penembusan yang disertai dengan sebuah volume yang tinggi. Volume yang tinggi menunjukkan kuatnya kekuatan pergerakan harga ketika keluar dari fase konsolidasi dan masuk ke dalam tren baru. High volume breakout adalah indikasi bahwa penembusan yang terjadi kemungkinan akan tetap bertahan.

Grafik di bawah ini menggambarkan penembusan naik dari pola bullish flag, yang disertai dengan volume yang tinggi. Volume yang tinggi tersebut mengkonfirmasi penembusan dan menunjukkan validitas serta peluang keberlanjutan pergerakan naik yang lebih besar. Prinsip yang sama juga berlaku untuk tren turun, yaitu penembusan pola bearish flag diikuti oleh kenaikan volume, sehingga akan mengacu pada validitas serta memiliki peluang penurunan yang lebih besar.

Perbedaan Antara Flag dan Pennant

Pennant pattern adalah pola kelanjutan lainnya yang sangat mirip dengan pola Flag. Perbedaan utama antara kedua pola ini adalah bentuk koreksinya setelah terbentuk Pole. Flag pattern membentuk sebuah channel, sedangkan pennant membentuk sebuah triangle. Namun, dalam kedua kasus, potensi polanya adalah sama.

Sama seperti pola flag, ada dua jenis pola pennant – bullish pennant dan bearish pennant. Keduanya digunakan dengan cara yang sama seperti pola flag dan memiliki cara menentukan target yang sama. Jika pola flag adalah bullish, anda membuka posisi long ketika harga menembus ke atas level resistance pola flag. Jika pola pennant adalah bullish, anda membuka posisi long ketika harga menembus ke atas level resistance pola triangle.

Kesimpulan Bullish Flag dan Bearish Flag

  • Flag pattern dianggap sebagai pola kelanjutan dalam analisis teknikal.
  • “Flagpole” merupakan tren yang terjadi sebelum pola “flag”.
  • Pola “flag” merupakan konsolidasi yang terjadi setelah tren.
  • Bullish flag mengindikasikan bahwa tren naik sebelumnya akan berlanjut.
  • Bearish flag mengindikasikan bahwa tren turun sebelumnya akan berlanjut.
  • Ketinggian flagpole dapat digunakan untuk menentukan target harga dari level breakout.
  • Ketika trading menggunakan pola bullish flag, trader dapat menggunakan pergerakan di bawah level support sebagai level stop loss atau kegagalan.
  • Ketika menggunakan pola bearish flag, trader dapat menggunakan pergerakan di atas level resistance sebagai level stop loss atau kegagalan.
  • Pola volume sering digunakan untuk mengkonfirmasi pola bullish flag dan bearish flag.
  • Dalam pola bullish flag, kenaikan volume selama tren naik dan penurunan volume selama pola flag terbentuk dapat menjadi konfirmasi bahwa tren naik sebelumnya kemungkinan akan berlanjut.
  • Dalam pola bearish flag, kenaikan volume selama tren turun dan penurunan volume selama pola flag terbentuk dapat menjadi konfirmasi bahwa tren turun sebelumnya kemungkinan akan berlanjut.
  • Penembusan yang diikuti oleh kenaikan volume dapat menjadi sinyal bahwa pola tersebut memiliki peluang kesuksesan yang lebih tinggi.

Pelajari tentang pola grafik melalui MasterClass Trading Forex kami

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,342PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles