spot_img

Belajar Cara Membaca Grafik Forex

Mempelajari cara membaca grafik forex adalah hal yang berguna, meskipun pada awalnya tampak rumit. Terlebih, grafik forex dapat terlihat sangat berbeda, tergantung pada opsi apa yang ingin anda gunakan. Grafik juga biasanya memiliki pengaturan terkait gaya tampilan harga dan kerangka waktu yang ingin anda lihat. Kerangka waktu ini dapat berkisar sekitar 1 detik hingga 10 tahun, tergantung pada sistem charting. Harga biasanya dapat ditampilkan sebagai candlestick, line, atau bar.

Jenis Grafik Forex

Ada beberapa jenis grafik trading, tetapi pada dasarnya, semua grafik tersebut digunakan untuk menunjukkan informasi seperti harga historis dan harga saat ini. Adapun jenis grafik trading yang paling populer di antaranya adalah:

  • Bar Chart
  • Candlestick Chart
  • Line Chart

Setiap jenis grafik memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Trader forex biasanya ingin menggunakan bar chart atau candlestick chart karena keduanya dapat menampilkan lebih banyak informasi dibandingkan line chart.

Bar Chart dan Candlestick Chart menunjukkan harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah, dan harga terakhir/penutupan dari setiap bar. Jumlah waktu atau ruang yang dicakup oleh bar harga ditentukan oleh kerangka waktunya, seperti yang akan kita bahas selanjutnya. Untuk saat ini, mari kita asumsikan bahwa bar atau candle harga terbaru akan muncul setiap menit (grafik waktu 1 menit).

Bar dan candlestick chart menunjukkan harga transaksi pertama yang terjadi pada menit tersebut, harga transaksi tertinggi dan terendah selama menit tersebut, dan harga terakhir (atau penutupan) dari periode 1 menit tersebut.

Line chart adalah jenis grafik yang hanya menunjukkan harga penutupan. Kerangka waktunya masih harus dipilih, seperti interval 1 menit, tetapi hanya harga penutupan dari interval 1 menit yang digambarkan. Setiap harga penutupan terhubung ke harga penutupan berikutnya melalui sebuah garis yang berkelanjutan.

Line chart menyajikan sebuah ringkasan harga historis, tetapi terdapat data harga yang hilang karena hanya menggunakan harga penutupan dari interval waktu tertentu. Sebaliknya, bar chart dan candlestick chart menyajikan lebih banyak data, karena dapat menunjukkan ke mana harga bergerak selama interval tersebut.

Kerangka Waktu Grafik Forex

Terlepas dari jenis grafiknya, semua grafik trading memiliki kerangka waktu (sumbu x pada grafik, yang biasanya merupakan waktu tetapi tidak harus) yang menentukan jumlah informasi perdagangan yang akan mereka gambarkan. Beberapa kerangka waktu didasarkan pada waktu, sementara yang lainnya didasarkan pada bagian informasi perdagangan seperti jumlah transaksi atau kontrak/saham. Kerangka waktu yang paling populer adalah:

  • Waktu
  • Tick (Jumlah transaksi)
  • Volume (Jumlah kontrak)
  • Rentang Harga 

Trader forex biasanya menggunakan kerangka waktu tick atau waktu, di mana waktu adalah hal yang paling umum, terutama dalam day trading. Grafik 1 menit adalah contoh kerangka waktu berbasis waktu dan salahh satu yang paling populer bagi trader yang akrab dengan teknik scalping forex. Setiap menitnya, bar harga baru akan muncul dan menunjukkan pergerakan harga selama menit tersebut. Selama jangka waktu ini, jumlah transaksinya dapat berkisar satu transaksi, atau bahkan ratusan.

Tick chart menggambarkan bar harga terbaru setelah sejumlah transaksi telah terjadi. Misalnya, tick chart 200 akan menggambarkan bar harga terbaru setelah terjadi 200 transaksi. Untuk kontrak saham atau berjangka yang memiliki transaksi sangat sedikit setiap harinya, kondisi ini mungkin hanya akan menghasilkan satu bar harga sepanjang harinya. Jika saham/berjangka memiliki transaksi harian yang tinggi, maka bar harga terbaru dapat terbentuk setiap beberapa menit.

Grafik berbasis volume akan menggambarkan bar harga terbaru setelah jumlah volume yang telah ditentukan tercapai, atau lebar bar harga berdasarkan waktu diubah berdasarkan berapa banyak volume yang terjadi selama interval waktu tertentu (misalnya 1 menit). Dalam kasus ini, jika periode 1 menit memiliki volume 500, dan periode 1 menit berikutnya memiliki volume 1500, maka bar harga terakhir akan lebih lebar dibandingkan yang pertama karena memiliki volume yang lebih tinggi.

Analisa Grafik Forex

Di pasar modern, analisa teknikal adalah raja. Dengan kata lain, memiliki pengetahuan tentang analisa grafik forex dan cara membaca pola grafik forex adalah hal yang sangat berharga bagi pelaku pasar forex modern. Tanpa kemampuan ini, seorang trader kemungkinan akan kehilangan peluang yang potensial, dan tak terhitung jumlahnya.

Ketika melakukan trading forex menggunakan perspektif teknikal, grafik harga adalah jendela menuju pasar. Berbeda dengan kertas grafik pada beberapa dekade yang lalu, platform trading yang canggih akan secara otomatis menggambarkan data harga sesuai keinginan penggunanya. Mulai dari grafik intraday candlestick Jepang hingga bar harga Open High Low Close (OHLC) mingguan, di mana satu-satunya batasan dalam analisa grafik forex adalah terletak pada imajinasi trader.

Selain berbagai jenis kerangka waktu, alat analisa grafik forex juga dapat membantu menempatkan price action yang tampak acak menjadi sebuah konteks. Fungsionalitasnya sangat berguna, karena volatilitas yang tak terduga dapat membuat pasar yang teratur menjadi tampak terputus-putus. Untungnya, bagi trader forex, banyak alat analisa grafik forex dan indikator forex yang saat ini tersedia dan bisa digunakan. Beberapa yang paling populer di antaranya adalah Fibonacci retracement/projectionsMoving AverageMomentum Oscillator, dan Candlestick Pattern.

Ketika menggunakan analisa teknikal, belajar cara menggunakan pola grafik forex adalah hal yang sangat penting. Pola grafik terdiri dari berbagai bentuk, di mana masing-masingnya menyampaikan informasi yang unik kepada trader. Pola grafik dapat digunakan untuk mengambil keputusan trading yang sangat efektif dalam menentukan waktu entry dan keluar dari pasar. Mulai dari meneliti kekuatan tren dan potensi kelanjutan tren hingga mengantisipasi pembalikan, sehingga pola grafik forex adalah indikator yang berguna.

Sama seperti hal lainnya yang berorientasi berdasarkan pergerakan pasar, analisa grafik forex dalam trading forex juga berguna sebagai strategi trading yang komprehensif. Struktur strategi yang diimbagi dengan rencana yang terperinci dapat membantu trader meningkatkan efektivitas grafik atau indikator forex apa pun. Apakah akan digunakan untuk mengembangkan ide-ide trading baru atau untuk mengelola posisi terbuka, analisa grafik forex akan paling efektif ketika digunakan sesuai dengan kerangka kerja yang terperinci. Terlepas dari kecanggihannya, analisa grafik forex dapat sangat berguna ketika anda melakukan trading di pasar mata uang global.

Kombinasi dari leverage, volatilitas, dan likuiditas membuat forex menarik bagi banyak individu. Namun, trading forex menggunakan margin juga memiliki risiko. Semua akan kembali ke masing-masing individu untuk menentukan apakah trading forex secara aktif adalah cara yang cocok untuk berinvestasi di pasar modal.

Setiap pendapat, berita, riset, analisa, harga, informasi lain, atau tautan ke situs pihak ketiga yang ada di situs web ini diberikan atas dasar “apa adanya”, sebagai komentar pasar umum dan bukan merupakan perintah untuk berinvestasi. Komentar pasar juga tidak ditulis sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan riset investasi, dan oleh karenanya, tulisan ini tidak tunduk pada pembatasan.

Kesimpulan Grafik Forex

Cara terbaik untuk belajar dan berlatih membaca grafik forex adalah dengan mencoba trading di akun demo. Sebagai contoh, MetaTrader 5 adalah platform trading paling populer, yang menyediakan banyak jenis grafik serta memungkinkan anda untuk melakukan trading di akun demo alias belajar trading tanpa harus merisikokan uang sungguhan.

Coba berbagai jenis grafik, dan lihat apa perbedaan di antaranya. Coba ubah beberapa pengaturan grafik untuk melihat bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi apa yang anda lihat. Ketika anda mulai membuat strategi trading forex dan pengetahuan anda meningkat, anda akan mengetahui bahwa salah satu jenis grafik (atau satu set pengaturan) lebih baik dibandingkan yang lainnya. Satu jenis grafik tidak selalu lebih baik dari jenis grafik lainnya, atau semua tergantung pada pilihan pribadi anda. Pilihlah jenis grafik yang dapat melengkapi gaya trading anda.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,337PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles