spot_img

Renko Chart MT5

Renko chart adalah cara untuk melihat pergerakan harga suatu aset dengan cara menyaring pergerakan harga minor. Karena fluktuasi kecil tersebut dihilangkan, tren harga mungkin akan lebih mudah dikenali, dan fitur tersebut menjadikan Renko chart sebagai salah satu grafik harga yang disukai oleh beberapa trader.

Renko chart juga lebih mudah dibaca karena bentuk grafiknya – yang disebut bricks, boxes, atau blocks – lebih mudah dibaca dibandingkan dengan grafik candlestick, yang biasanya lebih disukai oleh trader lain untuk mengikuti pergerakan harga. Meski demikian, penyederhanaan ini juga tentu menimbulkan beberapa kerugian, terutama karena beberapa informasi harga hilang.

Apa Itu Renko Chart

Renko adalah teknik charting Jepang yang terkenal, di mana perhitungan grafiknya menghapus aspek waktu. Alih-alih menggambar bar dalam interval konstan (waktu) seperti grafik normal, Renko chart terbentuk ketika harga bergerak di luar harga yang telah ditentukan oleh anda. Ini adalah kekuatan yang diberikan oleh Renko chart kepada anda. Hal ini juga dapat mengungkapkan momentum di pasar yang kemudian diungkapkan langsung pada grafik.

Ketika pasar dan harga bergerak dengan cepat, maka bar Renko chart juga akan muncul dengan cepat, mengikuti momentum pasar. Selain itu, renko chart juga menghaluskan grafik pergerakan harga, menciptakan sebuah tren yang ideal bagi day trader dan/atau scalper.

Dalam Renko chart, sebuah bar terbentuk ketika harga melebihi bar tertinggi atau terendah sebelumnya dengan jumlah yang telah ditentukan atau yang kita sebut Box Size atau Renko Bricks. Hasilnya adalah sebuah grafik dengan ukuran bar naik atau turun yang sama, dan dengan sudut 45 derajat. Grafik seperti ini dapat memiliki keuntungan berikut:

  • Dapat menyaring noise secara efektif, yang biasa anda lihat di grafik biasa.
  • Karena hanya didasarkan pada pergerakan harga, level-level support dan resistancenya menjadi lebih jelas.
  • Bentuk tren dalam Renko chart juga lebih jelas dan dapat digunakan sebagai referensi yang berguna untuk mengkonfirmasi tren.
  • Mengungkapkan momentum pasar.

Renko Bricks

Langkah paling penting dalam membuat Renko chart adalah menentukan ukuran bricks. Ukurannya di pasar saham mungkin bisa $0.10 atau 10 pip jika digunakan di pasar forex. Sebuah bricks pada Renko chart terbentuk setelah harga bergerak dengan jumlah tersebut.

Grafik candlestick, di sisi lain, menunjukkan pergerakan harga selama periode waktu tertentu, seperti satu menit atau satu hari. Meskipun di bagian bawah Renko chart terdapat sumbu waktu, tidak ada batas waktu yang ditentukan terkait berapa lama Renko box akan terbentuk. Ini bisa memakan waktu 2½ menit, tiga jam, atau delapan hari. Ini semua tergantung pada seberapa volatil harga aset dan ukuran brick yang anda tentukan.

Grafik di atas menunjukkan grafik candlestick harian dan Renko Chart dengan ukuran brick $0.75 dari saham Apple (AAPL). Jika kita melihat sumbu waktunya, dengan ukuran brick ini, kedua grafik menunjukkan pergerakan harga selama jumlah waktu yang sama (awal Januari hingga awal Juli 2015). Perbandingan keduanya mengungkapkan adanya perbedaan dalam bagaimana pergerakan harganya digambarkan.

Renko Chart vs Candlestick Chart

Perbedaan yang paling mencolok antara Renko Chart dan grafik candlestick adalah Renko Chart jauh lebih halus. (Hal yang sama berlaku jika dibandingkan dengan bar chart OHLC [Open, High, Low, Close]). Setiap brick Renko memiliki jumlah mutlak $0.75, sehingga tampilannya tampak lebih seragam. Sebaliknya, pada grafik candlestick, setiap body candle dan shadow (alias ekor atau sumbu) tampak berbeda.

Sebuah brick Renko yang baru akan selalu terbentuk di sudut kanan atas atau bawah brick Renko terakhir, yang berarti pergerakannya selalu digambarkan dengan sudut 45 derajat. Ini juga berarti bahwa brick tidak pernah saling berdampingan. Oleh karenanya, setelah harga naik $0.75 dan brick naik digambarkan, harga harus turun $1.50 (dua kali panjang brick) sebelum brick turun digambarkan. Karena alasan itu, ketika anda membandingkan Renko chart dan grafik candlestick dalam suatu aset yang sama, maka grafik candlestick akan tampak lebih sering berubah arah.

Brick naik biasanya berwarna putih atau hijau. Brick turun biasanya berwarna merah atau hitam.

Perbedaan utama lainnya antara kedua jenis grafik ini adalah bahwa Renko chart tidak selalu memberikan informasi terkini. Grafik hanya diperbarui saat brick baru dibuat. Grafik candlestick dan Renko chart yang dibandingkan pada saat yang sama sering kali menunjukkan harga yang berbeda. Ini karena grafik candlestick selalu menunjukkan harga atau transaksi terakhir (asumsikan anda menggunakan quote real-time), sedangkan Renko chart menunjukkan harga yang menciptakan brick terakhir.

Karena Renko chart didasarkan pada ukuran brick, Renko chart juga tidak akan mencerminkan harga tertinggi atau terendah suatu aset dengan tepat. Jika brick baru terbentuk di 134.25, dan harga mencapai 134.54, dan kemudian berbalik, grafik candlestick akan menunjukkan harga mencapai 134.54, sedangkan Renko chart hanya akan menunjukkan harga mencapai 134.25, karena harga tidak bergerak cukup tinggi, melebihi 0.75, untuk membentuk brick baru.

Semakin kecil ukuran brick, semakin cepat informasi harga akan diperbarui pada Renko chart. Tetapi, ukuran brick yang lebih kecil juga akan menyebabkan grafik menjadi terlihat lebih fluktuatif.

Variasi

Sebagian besar aplikasi trading dan simulator saham kini telah memungkinkan anda untuk memilih menggambarkan brick baru ketika harga aset telah bergerak sesuai dengan jumlah Average True Range (ATR). ATR adalah indikator rata-rata pergerakan harga selama waktu tertentu, dengan data yang diperhalus agar membuat pola tren menjadi lebih jelas.

Anda hanya perlu menentukan jumlah periode waktu yang anda inginkan untuk menghitung ATR. ATR berubah seiring waktu, sehingga dalam hal ini, ukuran brick juga akan berubah.

Seringkali, anda juga dapat memilih membuat brick untuk harga pembukaan, tertinggi, terendah, atau penutupan; atau harga tertinggi, terendah, dan penutupan. Hal ini akan menghasilkan brick yang beragam dan mengurangi kekurangan dari jenis grafik ini, sekaligus bisa memberikan informasi sebanyak yang dimiliki oleh candlestick atau bar chart.

Cara Trading Menggunakan Renko Chart

Renko chart sangat berguna bagi day trader untuk melihat tren, area support dan resistance, breakout, dan pembalikan. Tampilannya yang sederhana membuatnya menjadi lebih mudah untuk melihat pergerakan harga dan sinyal untuk melakukan trading.

Namun, karena sifat dasar pergerakan harga Renko chart, trader seringkali menggunakan indikator teknikal lain untuk memberikan informasi tambahan dalam grafiknya dengan tujuan untuk memperkuat atau memberikan peringatan tentang sinyal beli dan jual. Moving Average Convergence/Divergence (MACD), misalnya, adalah indikator momentum harga yang memberikan sinyal bullish ketika garis MACD memotong ke atas signal line dan sinyal bearish ketika MACD memotong ke bawah signal line. Kedua garis tersebut dihitung dengan menggunakan Exponential Moving Average (EMA) selama periode waktu yang berbeda, di mana harga yang lebih baru diberikan bobot yang lebih besar.

Download Renko Indikator MT5

Renko chart sangat populer di kalangan trader, namun baik MT4 ataupun MT5 tidak menyediakannya secara langsung. Untuk menerapkan renko chart yang dapat digunakan untuk trading online menggunakan EA Forex atau indikator, orang harus menggunakan suatu cara. Di MetaTrader 4, anda dapat membuat grafik offine dan melakukan refresh dengan menggunakan Windows API. Di MetaTrader 5, anda dapat membuatnya dengan apa yang disebut sebagai custom symbol.

Renko chart pada dasarnya menyerupai grafik linier, tetapi dalam hal Renko chart, semua box memiliki ukuran sama. Grafik yang digambarkannya adalah hanya pergerakan-pergerakan yang nilainya lebih atau sama dengan batas yang telah ditentukan. Renko chart akan bekerja dengan baik jika digunakan pada pasar yang memiliki tren kuat, di mana trader dapat mengikuti sebagian besar tren yang kuat tersebut. Dan, sebaliknya pada periode flat, sinyal yang dihasilkan oleh Renko chart cenderung tidak dapat diandalkan.

Pahami kembali review indikatornya, misal, gambar harga penutupan Renko chart pada timeframe besar, indikator “mengabaikan” fluktuasi dan perubahan tren di antara bar, versi indikator tertentu selalu mengacu pada harga penutupan dengan jangka waktu menit. Dengan kata lain, tidak peduli berapa kerangka waktu yang digunakan, jika menggunakan parameter yang sama, box Renko chart akan selalu terlihat sama karena grafik ini hanya mempertimbangkan pergerakan harga yang terjadi (meskipun pada kerangka waktu M1).

Cara Download dan Install Renko Indikator MT5

Untuk menginstal Renko Indikator MT5 di platform MetaTrader 5 anda, anda memerlukan akun MT5 AM Broker dan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Masuk ke Pusat Download dan simpan file ke komputer anda.
  • Ekstrak dan pindahkan file ke MT5 > folder Indicator dari direktori file software MetaTrader 5.
  • Restart platform MetaTrader 5 anda.
  • Masuk ke “Indicators”.
  • Dan pilih template Renko Indikator MT5 untuk menerapkannya pada grafik. 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,337PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles