spot_img

Apa Itu Investor dan Jenis-jenisnya

Investasi adalah bagian penting dari membangun stabilitas keuangan jangka panjang. Tapi apa itu investor? Ketika anda terjun ke dunia investasi, anda akan mengetahui bahwa ada banyak jenis investor. Meskipun semua jenis investor adalah sama (tidak ada yang lebih baik), penting bagi anda untuk memahami berbagai strategi yang dapat diterapkan dalam membangun kekayaan dalam jangka panjang.

Kali ini kami akan membahas tentang apa itu investor dan mengeksplorasi berbagai jenis investor yang menggunakan strategi yang unik untuk membangun masa depan finansial yang cerah.

Apa Itu Investor?

Investor adalah seorang individu, perusahaan, atau reksa dana yang membeli sekuritas atau aset lainnya dengan harapan akan mendapatkan keuntungan dari perubahan harga aset tersebut dari waktu ke waktu. Umumnya, investor melakukan investasi pada saham, obligasi, exchange traded fund, real estate, komoditas, mata uang, opsi, cryptocurrency, dan kontrak derivatif.

Tujuan utama seorang investor adalah untuk memaksimalkan potensi keuntungan dan meminimalisir risiko. Investor yang bersedia mengambil risiko yang tinggi dengan harapan akan mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dianggap sebagai spekulan.

Investor ritel atau investor individu adalah orang-orang yang biasanya melakukan investasi saham atau aset lainnya dengan jumlah yang kecil dan berharap akan mendapatkan keuntungan dari investasi. Investor institusional adalah entitas besar, seperti program pensiun, reksa dana, dan bank komersial dan investasi, yang melakukan investasi atas nama klien.

Ketika anda mempertimbangkan untuk menjadi seorang investor, ingat kata-kata peringatan yang disampaikan oleh Investor.gov “tidak ada yang bisa menjamin bahwa anda akan menghasilkan uang dari investasi anda, dan nilai investasi investor dapat mengalami penurunan”. Oleh karenanya, seorang investor harus melakukan riset untuk mencari peluang investasi yang sesuai dengan tingkat risikonya.

Jenis-jenis Investor

Investor dapat diklasifikasikan berdasarkan kategori investasi, tujuan, gaya investasi, dan toleransi risikonya. Investor dapat dianggap aktif atau pasif berdasarkan gaya investasinya.

Investor pasif mengambil pendekatan jangka panjang dan lepas tangan dalam berinvestasi – biasanya membuat sebuah portofolio yang terdiversifikasi atau terdiri dari saham, obligasi, dan aset berkualitas tinggi lainnya dan kemudian hanya melakukan rebalancing ketika diperlukan.

Investor aktif akan mengambil pendekatan yang lebih langsung dalam berinvestasi, dengan mencoba memilih saham, obligasi, atau sekuritas lainnya yang dianggapnya sebagai yang terbaik.

Apa Itu Investor Pasif?

Ketika anda telah siap untuk terjun ke dunia investasi, anda kemungkinan besar akan memulainya sebagai investor pasif. Sebagian besar investor pasif mencoba memanfaatkan rekening pensiun mereka, membuat rencana alokasi aset agar sesuai dengan toleransi risikonya, dan menginvestasikan tabungannya secara teratur.

Seorang investor pasif biasanya tidak memiliki waktu yang banyak untuk mengelola investasinya. Itulah mengapa strategi pasif dipilih. Ciri khas dari investasi pasif adalah pendekatannya yang sederhana, yaitu untuk memaksimalkan pengembalian modal yang tersedia tanpa mengambil risiko lebih dari yang bisa diterima.

Pilihan investasi pasif yang paling populer adalah reksa dana indeks S&P 500 atau melakukan investasi pada real estate pasif. Strategi ini cenderung lebih disukai karena anda akan mengikuti pergerakan pasar secara keseluruhan. Selain itu, sifat pasar yang bergejolak juga dapat diikuti oleh portofolio anda. Volatilitas ini telah menyebabkan banyak calon investor pasif melewatkan kesempatan untuk menumbuhkan kekayaannya.

Meskipun investasi pasif disertai dengan risiko, strategi buy and hold jangka panjang sering kali memberikan keuntungan bagi investor. Sebagai investor pasif, anda mempersiapkan diri untuk mencapai kesuksesan finansial dalam jangka panjang. Di sisi lain, investor pasif kehilangan peluang yang lebih menguntungkan dari pendekatan yang lebih aktif.

Apa Itu Investor Aktif?

Seperti yang mungkin telah anda duga, investor aktif adalah seseorang yang mengambil pendekatan lebih langsung. Investor aktif meluangkan waktunya untuk mempelajari pasar dan belajar tentang bagaimana cara menemukan peluang untuk menghasilkan pengembalian investasi.

Strategi untuk meningkatkan pengembalian investasi melalui investasi aktif cukup bervariasi. Tetapi dengan strategi aktif, anda akan lebih tertarik untuk membuat uang bekerja keras untuk anda dibandingkan bekerja keras untuk mendapatkan lebih banyak modal untuk mendanai investasi pasif anda.

Investasi aktif dapat menjadi pilihan yang baik bagi seseorang yang memiliki waktu untuk mempelajari seluk beluk strategi. Tetapi jika anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari hal tersebut, maka pilihan terbaik anda adalah tetap menggunakan investasi pasif.

Jenis Investor Lainnya

Growth investor mencari saham yang mereka yakini akan naik seiring perusahaan mengembangkan bisnisnya dari waktu ke waktu.

Value investor melakukan investasi pada saham yang mereka yakini undervalued berdasarkan valuasi fundamental seperti rasio Price-Earning, Price-Sales, dan Debt-Equity.

Income investor fokus untuk menghasilkan sumber pendapatan yang dapat diandalkan dari portofolionya. Income investor biasanya lebih menyukai saham yang melakukan pembayaran dividen secara teratur dan obligasi yang melakukan pembayaran bunga secara teratur. Dividend growth investor menargetkan saham yang dividennya meningkat secara konsisten, yang sering kali merupakan tanda bahwa bisnisnya kuat.

Contrarian investor menganut pepatah lama Wall Street, “beli di harga rendah dan jual di harga tinggi”. Contrarian investor mencari saham berkualitas tinggi dan instrumen investasi lainnya selama pasar dibayangi oleh sentimen negatif dan mengalami tekanan jual yang hebat. Contrarian investor sering membeli selama masa resesi, panik atau krisis dan menjualnya selama periode buble atau puncak siklus harga lainnya.

Investor Spekulatif Adalah

Trader adalah investor yang fokus pada keuntungan dengan menentukan titik entry dan exit terbaik dibandingkan hanya membeli dan menahan suatu investasi untuk jangka panjang. Trader yang membeli dan menjual saham atau aset lainnya di hari yang sama sebagai upaya untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga yang cepat disebut sebagai day trader.

Jenis Investor Apa Yang Paling Baik?

Sekarang setelah anda mengetahui tiga jenis investor, anda mungkin bertanya-tanya tentang harus menjadi tipe investor yang mana. Singkatnya, tidak ada yang lebih baik di antara ketiganya. Pilihan yang tepat akan tergantung pada tujuan keuangan anda dan toleransi risiko anda.

Sebagai contoh, anggap anda tertarik dengan pasar saham dan bersedia meluangkan waktu untuk mempelajari seluk beluknya. Dalam hal ini, investasi aktif cocok untuk anda. Tetapi jika anda bekerja keras untuk meningkatkan penghasilan anda dan tidak tertarik untuk mempelajari seluk beluk investasi, maka strategi pasif adalah pilihan yang terbaik.

Terakhir, pra-investor adalah titik awal yang tepat bagi sebagian besar orang. Anda dapat meluangkan waktu untuk mempelajari pilihan keuangan pribadi anda lebih lanjut. Dengan informasi yang anda kumpulkan, anda dapat menentukan tentang bagaimana cara menumbuhkan investasi anda. Tetapi pada titik tertentu, anda harus lulus dari fase ini untuk membuat masa depan finansial yang lebih cerah melalui beberapa jenis strategi investasi.

Bingung harus memulai dari mana? Kami sangat menyarankan anda untuk mengikuti edukasi investasi gratis kami guna membantu anda dalam menyusun strategi investasi yang tepat untuk anda. Anda akan memulai dengan alat yang anda butuhkan untuk mengarahkan keuangan anda ke arah yang benar.

Cara Menjadi Investor

Untuk menjadi seorang investor ritel, yang perlu anda lakukan hanyalah membuka akun broker online, melakukan deposit, lalu mulai membeli saham, obligasi, atau aset lainnya. Untuk meningkatkan peluang kesuksesan anda, pertama-tama anda harus mempelajari dasar-dasar investasi dan memutuskan jenis investasi apa yang sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko anda.

Investor Terkenal

Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway (BRK.A, BRK.B), mungkin merupakan investor paling terkenal sepanjang masa. Buffett pertama kali melakukan investasi sebesar $228 pada saham preferen Cities Service pada tahun 1941 atau ketika dia berumur 11 tahun. Jumlah kekayaan bersih Buffett pada tahun 2022 adalah lebih dari $100 miliar, sekalipun setelah dia menyumbangkan uangnya sebanyak puluhan miliar Dolar sejak tahun 2006.

Investor terkenal lainnya adalah mentor Buffett dan pelopor value investing Benjamin Graham, pendiri Vanguard John Bogle, aktivis investor Carl Icahn, pendiri Soros Funds Management George Soros, mantan manajer reksa dana Fidelity Magellan Peter Lynch dan CEO Baupost Group sekaligus penulis “Margin of Safety” Seth Klarman.

Kesimpulan, Investor Adalah

Menjadi investor yang sukses berarti memilih investasi yang menghasilkan keuntungan paling besar. Untuk melakukan ini, sebagian besar investor akan menerapkan beberapa bentuk analisis pada berbagai pasar dan memilih investasi yang sesuai.

Investor dapat menggunakan berbagai pasar untuk memperoleh keuntungan, dan profil investor akan berbeda tergantung pada keahlian, gaya, toleransi risiko, dan banyak faktor lainnya.

Sekarang setelah anda memahami apa itu investor, semoga anda menyadari bahwa siapa pun dapat menjadi investor. Anda tidak membutuhkan gelar atau uang yang banyak untuk memulainya. Bahkan, anda dapat mulai berinvestasi hanya dengan uang yang sedikit.

  • Investor menggunakan beberapa instrumen keuangan untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang sesuai dengan tujuan keuangannya.
  • Sekuritas investasi termasuk saham, obligasi, reksa dana, kontrak derivatif, komoditas, dan properti.
  • Investor berbeda dengan trader karena investor membuka posisinya untuk jangka panjang.
  • Investor membuat portofolio dengan orientasi aktif yang mencoba mengalahkan indeks patokan atau pasif yang mencoba mengikuti indeks.
  • Investor juga daoat berorientasi pada strategi pertumbuhan atau nilai.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,337PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles