spot_img

5 Strategi Efektif Swing Trading

Pelajari dasar-dasar swing trading dan dapatkan pemahaman berharga tentang lima teknik serta swing trading strategy paling populer. Lihat contoh yang menggambarkan cara menggunakan swing trading dan ketahui cara untuk mengidentifikasi titik membuka dan menutup posisi.

Apa Itu Swing Trading?

Swing trading adalah jenis gaya trading yang memanfaatkan perubahan tren price action dalam jangka waktu relatif singkat. Seorang swing trader akan mencoba mengikuti kenaikan dan penurunan harga saham. Suatu posisi biasanya dibiarkan terbuka selama satu hingga enam hari, meskipun beberapa posisi mungkin akan dibuka hingga beberapa minggu jika posisi tersebut masih tetap menguntungkan. Seorang trader yang melakukan swing trading saham dapat menemukan peluang trading menggunakan berbagai indikator teknikal untuk mengidentifikasi pola, arah tren, dan potensi perubahan tren dalam jangka pendek.

Swing trading membuka posisi tepat setelah tren berbalik cepat, lalu melanjutkan tren tersebut. Anda membuka posisi tepat ketika harga menembus atau “swing” melewati resistance sebelumnya, yang menunjukkan bahwa tren telah menemukan kekuatan baru. Analisa teknikal yang anda gunakan tidak hanya fokus pada titik support dan resistance, tetapi juga pada:

  • Indikator momentum yang memberikan sinyal tentang kemungkinan pembalikan tren atau sebagai konfirmasi pembalikan tren.
  • Indikator waktu atau gelombang seperti Elliott Wave, Fibonacci, atau Gann.

Sekali lagi, swing trading adalah metodologi trading yang berupaya menangkap ayunan (atau “satu gerakan”). Tujuannya adalah untuk meminimalisir kerugian sekecil mungkin dan menutup posisi tersebut sebelum tekanan yang berlawanan terjadi. Ini berarti anda akan menutup posisi yang menguntungkan sebelum pasar berbalik dan memupuskan keuntungan tersebut.

Berikut adalah contohnya:

Selanjutnya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari swing trading…

Keuntungan:

  • Anda tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam di depan monitor karena transaksi yang dilakukan berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.
  • Ini cocok bagi anda yang memiliki pekerjaan penuh waktu.
  • Tingkat stres lebih sedikit jika dibandingkan dengan day trading.

Kekurangan:

  • Anda tidak bisa mengikuti tren.
  • Anda memiliki risiko membuka posisi lebih dari satu hari.

Lima Swing Trading Strategy Terbaik

Di bawah, kami telah merangkum lima swing trading strategy terbaik yang dapat anda gunakan untuk mengidentifikasi peluang trading dan mengelola trading anda dari awal hingga selesai. Terapkan teknik swing trading ini pada saham atau pasangan mata uang yang paling anda minati untuk mencari peluang titik entry. Anda juga dapat menggunakan alat-alat seperti platform MetaTrader 5 untuk membantu anda mengidentifikasi pasangan mata uang dan saham yang menunjukkan sinyal trading yang potensial dari sisi teknikal.

1 – Fibonacci Retracement

Fibonacci Retracement dapat digunakan untuk membantu trader dalam mengidentifikasi level support dan resistance, termasuk kemungkinan level pembalikan pada grafik saham. Tren saham seringkali cenderung terkoreksi beberapa persen sebelum kembali berbalik, dan menggambarkan garis horizontal berdasarkan rasio Fibonacci klasik yakni 23,6%, 38,2%, dan 61,8% pada grafik saham dapat mengungkapkan potensi level pembalikan. Trader juga sering menggunakan level 50%, meskipun tidak sesuai dengan pola Fibonacci, namun harga cenderung berbalik setelah terkoreksi setengah dari pergerakan sebelumnya.

Seorang swing trader dapat membuka posisi jual jangka pendek jika harga dalam tren turun terkoreksi dan memantul dari level retracement 61,8% (bertindak sebagai level resistance), dengan harapan mendapatkan keuntungan dari posisi jual tersebut jika harganya turun dan memantul dari garis Fibonacci 23,6% (bertindak sebagai level support).

2 – Support dan Resistance

Level support dan resistance merupakan dasar analisa teknikal dan anda dapat membuat strategi trading saham yang sukses dengan ini.

Level support mengindikasikan level harga atau area pada grafik di bawah harga pasar saat ini, di mana pembeli cukup kuat untuk mengatasi tekanan jual. Akibatnya, penurunan harga terhenti dan harga kembali naik. Seorang swing trader saham akan berusaha membuka posisi beli ketika harga memantul dari garis support, dan menempatkan stop loss di bawah garis support.

Resistance adalah kebalikan dari support. Ini mewakili level harga atau area di atas harga pasar saat ini, di mana tekanan jual dapat mengatasi tekanan beli, sehingga menyebabkan harga berbalik melawan tren naik. Dalam hal ini, seorang swing trader dapat membuka posisi jual ketika harga memantul dari level resistance, dan menempatkan stop loss di atas garis resistance. Satu hal penting yang perlu diingat ketika menggabungkan support dan resistance ke dalam strategi swing trading adalah bahwa ketika harga menembus level support atau resistance, maka hal tersebut mengubah peran – yang dulunya support menjadi resistance, dan sebaliknya.

3 – Trendline

Swing trading strategy ini mengharuskan anda mengidentifikasi pasar yang menampilkan tren kuat dan diperdagangkan dalam trendline. Jika anda telah menggambarkan sebuah trendline atau bahkan channel di sekitar tren bearish pada grafik candlestick atau grafik batang, anda akan mempertimbangkan untuk membuka posisi jual ketika harga memantul turun dari trendline atau upper channel. Ketika menggunakan trendline atau channel untuk swing trading, penting untuk trading mengikuti tren, di mana anda hanya akan mencari posisi jual – kecuali jika harga menembus trendline atau channel, bergerak lebih tinggi dan menunjukkan pembalikan dan awal dari uptrend.

4 – Moving Average Crossover

Teknik swing trading lain yang paling populer adalah menggunakan Simple Moving Average (SMA). SMA memperhalus data harga dengan menghitung harga rata-rata yang terus diperbarui berdasarkan rentang periode waktu tertentu. Sebagai contoh, SMA 10 hari menggunakan harga penutupan harian selama 10 hari terakhir dan membaginya dengan 10 untuk menghitung rata-rata yang terbaru setiap harinya. Setiap rata-rata tersebut terhubung ke data berikutnya sehingga menghasilkan sebuah garis halus yang membantu anda untuk mengurangi “noise” pada grafik harga. Periode yang digunakan (10 dalam kasus ini) dapat diterapkan ke interval grafik mana pun, dari satu menit hingga mingguan. SMA dengan periode pendek akan bereaksi lebih cepat terhadap perubahan harga dibandingkan dengan jangka waktu yang lebih lama.

Dengan sistem swing trading menggunakan SMA 10 dan 20 hari, itu artinya anda menerapkan dua SMA dengan periode ini pada grafik saham anda. Ketika SMA yang lebih pendek (10) memotong ke atas SMA yang lebih panjang (20) sinyal beli dihasilkan karena ini menunjukkan bahwa uptrend sedang berlangsung. Ketika SMA yang lebih pendek memotong ke bawah SMA jangka panjang, sinyal jual dihasilkan karena jenis crossover SMA ini menunjukkan tren turun.

5 – MACD Crossover

Strategi swing trading dengan MACD Crossover adalah cara sederhana untuk mengidentifikasi peluang swing trading saham. Ini adalah salah satu indikator swing trading paling populer yang digunakan untuk menentukan arah dan pembalikan tren. MACD terdiri dari dua moving average – garis MACD dan garis sinyal – di mana sinyal beli dan jual dihasilkan ketika kedua garis ini saling berpotongan. Jika garis MACD memotong ke atas garis garis sinyal, maka itu mengindikasikan tren bullish dan anda perlu mempertimbangkan untuk membuka posisi beli. Jika garis MACD memotong ke bawah garis sinyal, maka kemungkinan akan terjadi tren bearish, dan anda perlu mempertimbangkan untuk membuka posisi jual. Seorang swing trader kemudian akan menunggu dua garis untuk kembali berpotongan, menciptakan sinyal untuk trading di arah yang berlawanan, sebelum menutup posisi tersebut.

MACD bergerak di sekitar garis nol dan sinyal trading juga dihasilkan ketika ketika MACD memotong ke atas garis nol (sinyal beli) atau di bawahnya (sinyal jual).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,337PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles