spot_img

Leverage Forex: Pedang Bermata Dua

Leverage Forex umumnya diyakini sebagai suatu hal yang berisiko tinggi karena berpotensi dapat memperbesar keuntungan sekaligus juga kerugian yang ditimbulkan dari setiap transaksi perdagangan. Namun, keyakinan tersebut biasanya dimiliki oleh seorang trader amatir dalam hal memandang leverage forex, dan hal tersebut adalah merupakan pandangan yang salah. Secara garis besar, leverage sebenarnya adalah merupakan penggunaan modal yang sangat efisien dan dihargai oleh para trader profesional karena memungkinkan mereka untuk membuka posisi lebih besar, dengan modal yang lebih sedikit.

Apa Itu Leverage Forex

Ketika pertama kali terjun ke dunia trading forex, maka anda mungkin pernah memiliki pertanyaan apa itu leverage forex? Atau juga apa itu leverage? Leverage berhubungan dengan total persentase transaksi anda yang berasal dari dana pinjaman, yang mana dana pinjaman ini kemudian digunakan oleh anda untuk memperbesar keuntungan. Sementara itu, margin adalah merupakan porsi dana yang perlu anda sediakan untuk setiap kali melakukan transaksi; ini semacam setoran jaminan yang disisihkan dari akun anda sebagai jaminan atas kerugian dan juga kewajiban untuk membayar kembali dana pinjaman. Leverage dan margin hanyalah dua buah cara yang digunakan untuk melihat jumlah dana pinjaman yang digunakan dalam memperbesar keuntungan atau kerugian anda, peluang anda, juga risiko.

Jadi apa arti leverage forex? Misalnya, jika anda menggunakan leverage 100:1, maka itu berarti bahwa anda perlu menyisihkan setoran margin senilai 1 persen, atau tepatnya $100, jika anda melakukan transaksi senilai $10,000. Dengan kata lain, hanya dengan dana sebanyak $100, maka anda sudah bisa melakukan transaksi senilai $10,000 pada pasangan mata uang EURUSD. Sementara jika anda menggunakan leverage 50:1, maka itu artinya anda perlu menyediakan setoran margin sebesar 2 persen atau senilai $100 untuk bisa melakukan transaksi senilai $5,000 pada pasangan mata uang EURUSD.

Leverage dalam Forex tidak dapat mengubah sebuah potensi keuntungan ataupun juga kerugian yang dihasikan dari suatu transaksi perdagangan. Sebaliknya, leverage dapat mengurangi jumlah modal trading yang harus disediakan, sehingga memungkinkan trader untuk mengalokasikan sisa dananya pada transaksi perdagangan yang lain. Sebagai contoh, jika seorang trader menggunakan leverage 4:1 dan ingin membeli seribu lembar saham pada harga $20 per lembarnya, maka trader tersebut hanya perlu menyediakan modal sebanyak $5,000, dan mengalokasikan sisanya sebesar $15,000 untuk transaksi perdagangan yang lain. Ilustrasi di atas hanyalah salah satu cara yang dilihat oleh seorang trader profesional mengenai leverage, dan tentunya pandangan tersebut adalah merupakan sebuah cara pandang yang benar.

Leverage – Meningkatkan Potensi Risiko dan Keuntungan

Leverage Forex adalah ibarat pedang bermata dua yang bisa membantu anda atau bahkan sebaliknya juga melawan anda. Ketersediaan leverage dalam forex yang mudah didapatkan juga telah menjadi daya tarik bagi para pencari risiko, namun juga sebaliknya membuat investor yang menghindari risiko menjauh. Terlepas dari pro kontra yang muncul di kalangan investor, leverage forex tidak dapat secara langsung dipandang baik atau buruk. Seperti layaknya mobil atau senjata, hal ini akan mudah dipelajari jika anda tahu bagaimana cara menggunakannya secara aman dan efektif, terutama jika anda sebelumnya telah melakukan pelatihan, pengendalian diri, dan juga memiliki akal sehat yang diperlukan untuk menggunakannya tanpa harus melukai diri sendiri. Bagi anda yang masih memiliki kekurangan seperti yang dibahas pada kalimat sebelumnya, maka akan lebih baik bagi anda untuk menghindarinya terlebih dahulu hingga berhasil menutupi kekurangan tersebut di akun demo; jika tidak, maka hasilnya akan mengerikan.

Memahami leverage forex untuk pemula adalah salah satu karakteristik utama yang membedakan antara trader profesional dan trader amatir di pasar forex.

Pada kenyataannya, trader forex profesional selalu melakukan trading menggunakan leverage setiap harinya karena memungkinkan mereka untuk mengelola modal lebih efisien. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh seorang trader ketika melakukan trading forex menggunakan leverage, tanpa ada satupun kerugian. Terlebih lagi, trading menggunakan leverage juga memungkinkan trader untuk melakukan trading pada pasar yang seharusnya tidak tersedia, seperti pasar forex.

Leverage juga memungkinkan trader untuk membuka lebih banyak lot forex atau kontrak indeks atau juga saham melebihi kemampuan modalnya. Perlu diingat kembali bahwa trading dengan menggunakan leverage sama sekali tidak meningkatkan risiko trading. Tidak akan ada peningkatan risiko ketika anda melakukan trading dengan menggunakan leverage dalam forex sama hal nya trading menggunakan dana tunai, namun dengan catatan bahwa anda dapat mengendalikan risiko per transaksi (1 hingga 3 persen), dan menggunakan ukuran lot forex yang tepat (baca artikel ukuran lot forex).

Bagaimana Margin Forex, Ukuran Lot, dan Leverage Berkaitan

Sekali lagi, margin dalam forex adalah merupakan persentase minimal dana tunai atau porsi dana yang perlu anda sediakan kepada broker setiap kali melakukan transaksi. Margin Forex dan leverage adalah merupakan dua aspek berbeda dari fitur yang sama, dan menggambarkan berapa minimum dana tunai yang anda butuhkan untuk melakukan transaksi dengan 1 lot forex standar, mini, atau mikro.

Misalnya, dengan menggunakan leverage 100:1 atau kebutuhan margin sebesar 1 persen akan memiliki sebuah arti yang sama dalam trading forex. Atau anda membutuhkan dana minimum $100 untuk melakukan transaksi senilai $10,000 pada mata uang tertentu, yang merupakan sama dengan satu mini lot. Itu juga artinya adalah bahwa setiap pergerakan harga sebesar 1 persen akan menghasilkan sebuah keuntungan atau kerugian $100. Sementara jika anda ingin membuka sebuah transaksi sebanyak lima lot, maka anda akan membutuhkan dana sebanyak $500, dan setiap 1 persen pergerakan harga akan menghasilkan keuntungan atau kerugian $500.

Semakin besar leverage, atau semakin kecil margin dalam forex akan berarti semakin besar pula persentase keuntungan atau kerugian untuk setiap pergerakan harga sebesar 1 persen, dan semakin besar juga keuntungan dan kerugiannya. Setoran margin adalah bukan merupakan sebuah kerugian maksimal yang mungkin akan terjadi. Namun, ini adalah jumlah minimum dana yang perlu anda sediakan untuk melakukan sebuah transaksi, dan membuatnya tetap terbuka. Jika harga bergerak berlawanan dengan posisi yang anda buka, maka broker akan secara otomatis menyisihkan lebih banyak dana tunai dan meningkatkan setoran margin anda untuk menutupi kerugian tersebut ke dalam akun forex anda.

Sementara kerugian maksimal per transaksi yang anda lakukan akan bergantung pada di mana anda menempatkan order Stop Loss (akan dijelaskan di bagian tipe order nanti), ukuran posisi anda, dan juga apakah akun anda memiliki cukup dana untuk menutupi kerugian tersebut. Jika anda tidak memiliki cukup dana, maka broker forex anda berhak untuk menutup sebagian atau seluruh transaksi agar nominal dana di akun anda tidak menjadi di bawah nol, melalui apa yang disebut dengan margin call. 

Kesimpulan Apa Itu Leverage Forex

Dengan belajar leverage forex untuk pemula, kini anda mengetahui bahwa dengan semakin besar leverage dalam forex maka akan semakin baik. Seorang trader profesional akan lebih memilih pasar yang memiliki leverage tinggi dibandingkan dengan pasar tanpa leverage sama sekali. Memberitahu trader baru untuk menghindari trading menggunakan leverage pada dasarnya sama dengan memberitahu mereka untuk trading seperti layaknya seorang trader amatir, bukan profesional.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,337PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles