spot_img

Panduan Trading Saham 2022

Trading saham bisa menjadi sebuah hal yang sulit, karena membutuhkan berbagai hal tak terkecuali pengetahuan. Jika anda memiliki uang dan membutuhkan panduan trading saham, broker online saat ini telah memungkinkan anda untuk melakukan trading saham melalui komputer atau bahkan smartphone.

Artikel ini akan membahas cara kerja trading saham dan cara menggunakan aplikasi trading saham terbaik, anatomi trading saham, dan peran analisis teknikal serta fundamental dalam menciptakan strategi trading yang komprehensif.

Bagaimana Cara Menggunakan Panduan Trading Saham Ini?

  • Pelajari tentang trading saham dan anatomi trading saham.
  • Buka akun demo dan praktikkan strategi trading saham menggunakan dana virtual.
  • Setelah siap, buka akun live dan jelajahi berbagai macam saham dan sekeranjang saham.

Apa Itu Trading Saham?

Trading mencoba memanfaatkan fluktuasi harga saham dalam jangka pendek secara cermat dan kemudian mencoba untuk membelinya di harga rendah dan menjualnya di harga tinggi atau sebaliknya.

Pendekatan jangka pendek dan menengah inilah yang membedakan antara trader saham dan investor saham yang cenderung membeli untuk jangka panjang.

Investor membeli saham secara langsung dengan harapan harganya akan naik dan nantinya bisa dijual untuk memperoleh keuntungan. Mereka memiliki prinsip yaitu beli di harga rendah dan jual di harga tinggi – yang dikenal sebagai long. Investor akan membuka posisi dengan jangka waktu yang lebih lama, dan mencoba untuk memperoleh keuntungan dari perubahan harga saham serta dividen.

Meskipun ini berarti membutuhkan modal yang lebih besar dibandingkan trading, jumlah kerugiannya terbatas pada modal yang dikeluarkan. Akan tetapi, investor harus mengetahui bahwa potensi keuntungannya lebih sedikit, khususnya jika dibandingkan dengan jumlah modalnya.

Di sisi lain, trader berusaha untuk memanfaatkan fluktuasi harga dalam jangka pendek. Alih-alih melakukan investasi saham, trader melakukan spekulasi terhadap pergerakan harga saham. Mereka bisa melakukan spekulasi terhadap kenaikan harga dengan membuka posisi long, dan penurunan harga dengan membuka posisi short.

Hal ini sangat mungkin dilakukan jika anda melakukan trading pada kontrak derivatif seperti CFD (Contract for Difference).

Ketika anda menggunakan produk ini, anda akan mendapatkan leverage, yang memungkinkan anda untuk melakukan transaksi yang nilainya lebih besar dari jumlah deposit awal. Namun ingat bahwa leverage dapat meningkatkan keuntungan dan kerugian karena perhitungan keuntungan dan kerugiannya tetap didasarkan pada nilai transaksi anda yang sebenarnya, bukan hanya margin requirement yang diperlukan untuk membukanya. Ini berarti bahwa kerugian, serta keuntungannya, bisa jauh lebih besar dari jumlah margin.

Bagi trader individu yang bisa memanfaatkan leverage secara benar, hal ini dapat memberikan keuntungan yang sangat besar, namun hal ini juga dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar. Kekayaan satu perusahaan yang naik terlalu cepat dibandingkan pasar pada umumnya, juga bisa anjlok dengan cepat.

Trading biasanya dianggap lebih berisiko dibandingkan investasi, terutama karena adanya leverage. Namun, investasi juga tetap memiliki risiko – dan tidak ada jaminan bahwa nilai investasi anda akan meningkat, alias ada kemungkinan anda mengalami kerugian.

Sebelum memutuskan trading saham, anda harus mengambil beberapa langkah untuk mengelola risiko. Misalnya, stop loss memungkinkan anda untuk menentukan titik exit atas transaksi yang tidak menguntungkan, sementara limit order akan menutup transaksi setelah harga bergerak dengan jumlah tertentu dan menguntungkan.

Anda juga dapat mempertimbangkan materi edukasi seperti artikel panduan saham untuk pemula kami.

Cara Trading Saham

Jika anda mencoba trading saham untuk pertama kalinya, ketahuilah bahwa sebagian besar investor mencatatkan kinerja yang lebih baik jika menerapkan beberapa hal sederhana seperti melakukan investasi pada beragam reksa dana indeks – dan ini adalah kuncinya – kinerja jangka panjang yang lebih baik.

Selain itu, ada lima hal lain yang harus anda perhatikan ketika akan memulai trading saham:

1. Mencari aplikasi trading saham terbaik

Karena ada begitu banyak aplikasi trading saham, mencari aplikasi yang cocok bisa menjadi proses yang memakan waktu.

Bagaimanapun, anda akan menginvestasikan uang hasil jerih payah anda, sehingga anda harus yakin 100% bahwa aplikasi trading saham pilihan anda sudah tepat dan sesuai dengan tujuan keuangan anda.

Kabar baiknya adalah anda dapat mencari aplikasi trading saham terbaik 2022 dengan mudah.

Faktor terpenting yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

Regulasi

Meskipun anda mungkin tergoda untuk memilih aplikasi trading saham berdasarkan biaya atau jumlah instrumen yang dapat diperdagangkan, perhatian utama anda harus tertuju pada keamanan dana anda.

Sekali lagi, ini karena anda akan mempercayakan modal anda kepada aplikasi trading saham pilihan anda. Oleh karenanya, anda harus memeriksa regulasi dari aplikasi tersebut.

Broker online terbaik yang menawarkan aplikasi terbaik akan teregulasi oleh Bappebti. Beberapa regulator terkemuka lainnya adalah FINRA dan SEC di AS, FCA dan ASIC di Inggris dan Australia.

Anda sebaiknya menggunakan aplikasi trading saham yang telah memiliki izin dan teregulasi oleh otoritas di Indonesia, seperti Monex atau GKInvest.

Memilih aplikasi trading saham yang tidak teregulasi – atau yang memiliki lisensi dari negara offshore, berarti dana anda sedang berada dalam risiko. Contoh broker-broker semacam itu yang ada di Indonesia adalah XM, eToro, OctaFX, Exness, FBS, Liteforex, Hotforex.

Aset

Trading online dapat dilakukan oleh seluruh investor dengan segala bentuk dan ukuran. Misalnya, beberapa dari anda mungkin hanya ingin membeli saham, yang lainnya mungkin tertarik dengan trading di pasar berjangka atau opsi. Terkait hal tersebut, anda harus memastikan apakah aplikasi tersebut menawarkan instrumen yang anda butuhkan atau tidak.

Aplikasi trading saham terbaik untuk pemula yang kita bahas kali ini menawarkan beberapa jenis aset:

  • Saham dan CFD saham
  • ETF, Reksa Dana Indeks, dan Reksa Dana
  • Obligasi

Anda dapat memeriksa apakah instrumen keuangan yang anda inginkan tersedia pada aplikasi trading tersebut dengan cara memeriksa websitenya.

Komisi Trading

Biaya yang paling penting yang harus anda perhatikan adalah komisi trading aplikasi tersebut. Bentuknya bisa terdapat dalam dua hal. Misalnya, beberapa aplikasi trading saham membebankan biaya tetap. Ini berarti anda harus membayar $15 setiap membeli saham, dan $15 lagi ketika menarik dana.

Beberapa aplikasi lainnya membebankan biaya variabel. Misalnya, aplikasi trading saham tertentu mungkin membebankan biaya 1% untuk semua posisi beli dan jual. Jadi, jika anda membeli saham senilai $500, maka anda harus membayar komisi $5. Kemudian, jika anda menutup posisi ketika nilainya adalah $600, maka anda harus membayar komisi $6.

Oleh karenanya, jika anda membaca daftar aplikasi trading saham terbaik untuk pemula kami lebih lanjut, anda akan melihat bahwa sebagian besar aplikasi pilihan kami memungkinkan anda untuk melakukan investasi tanpa adanya komisi. Ini berarti anda dapat membeli saham, ETF, dan instrumen investasi lainnya tanpa harus mengkhawatirkan komisi atau biaya.

>> Aplikasi Trading Saham Terbaik

2. Pelajari penggunaan market order dan limit order

Setelah anda memiliki akun broker dan anggaran, anda dapat menggunakan website broker online atau platform trading untuk mulai melakukan trading. Anda akan disajikan oleh beberapa pilihan jenis order, yang menentukan bagaimana transaksi tersebut akan dibuka. Berikut adalah beberapa jenis order yang paling umum:

Market Order

Market order adalah sebuah order untuk membeli atau menjual saham pada harga pasar terbaik yang tersedia saat ini. Market order akan memastikan bahwa order tersebut akan dieksekusi, tetapi tidak ada jaminan terkait harganya. Market order cocok digunakan jika tujuan utamanya adalah untuk mengeksekusi transaksi dengan segera. Market order tepat digunakan jika anda merasa bahwa harga sahamnya telah tepat, atau ketika anda yakin ingin segera mengeksekusi order anda, atau ketika anda ingin mengeksekusi order tersebut secepatnya.

Limit Order

Limit order adalah order untuk membeli atau menjual suatu saham dengan batasan harga maksimum yang harus dibayar atau harga minimum yang akan diterima (limit price). Jika order tersebut dieksekusi, maka itu hanya akan dilakukan pada batas harga yang telah ditentukan atau lebih baik. Namun, jenis order ini tidak menjamin bahwa order anda akan dieksekusi. Anda dapat menggunakan limit order jika anda ingin membeli di harga yang lebih rendah dari – atau menjual di harga yang lebih tinggi dari – harga saat ini.

Stop Order

Stop order adalah order untuk membeli atau menjual saham pada harga pasar setelah saham tersebut diperdagangkan pada atau mencapai harga tertentu (stop price). Jika harga saham menyentuh harga stop, maka order tersebut akan berubah menjadi market order dan dieksekusi pada harga pasar yang tersedia. Jika harga sahamnya gagal mencapai harga stop, maka order tersebut tidak akan dieksekusi.

Stop order lebih cocok untuk digunakan dalam skenario berikut:

  • Ketika saham yang anda miliki telah naik dan anda ingin mencoba menjaga keuntungan jika harga saham tersebut turun.
  • Ketika anda ingin membeli saham ketika harga menembus ke atas level tertentu, dan anda yakin bahwa kenaikan tersebut akan terus berlanjut.

3. Pelajari apa yang menggerakkan harga saham

Sebelum melakukan go public melalui IPO, harga saham suatu perusahaan akan berada dalam rentang yang telah ditetapkan – sering kali ditentukan oleh penjamin emisi IPO (biasanya bank besar). Rentang ini akan ditetapkan sesuai dengan perkiraan minat pasar terhadap perusahaan tersebut, serta kondisi fundamental perusahaan – termasuk pendapatannya, produknya, dan popularitasnya.

Setelah IPO selesai, fluktuasi harga sahamnya akan disebabkan oleh perubahan permintaan dan penawaran saham tersebut. Jika penawarannya lebih tinggi dari permintaan, maka harga saham tersebut bisa turun; jika permintaannya lebih tinggi dari penawaran, maka harga sahamnya bisa naik.

Dalam jangka panjang, ada berbagai alasan mengapa permintaan suatu saham dapat berfluktuasi dari waktu ke waktu. Alasan ini di antaranya adalah:

Laporan keuangan

Perusahaan biasanya merilis laporan keuangannya setiap kuartal dan laporan lengkap setiap setahun sekali. Laporan ini dapat memengaruhi harga saham perusahaan karena trader dan investor menggunakan beberapa data termasuk pendapatan, laba, dan Earning Per Share (EPS) sebagai bagian dari analisis fundamentalnya.

Data Ekonomi Makro

Kondisi ekonomi tempat perusahaan beroperasi akan mempengaruhi pertumbuhannya. Rilis data seperti Produk Domestik Bruto (PDB), dan penjualan ritel dapat memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap harga saham suatu perusahaan – data yang positif dapat menyebabkan harga sahamnya naik, sementara data yang negatif dapat menyebabkan harga sahamnya turun.

Sentimen Pasar

Pergerakan harga suatu saham tidak selalu mengikuti kondisi fundamentalnya. Pandangan yang dimiliki oleh masyarakat atau pelaku pasar terhadap suatu saham dapat menyebabkan permintaannya berfluktuasi. Ini adalah bagaimana gelembung spekulatif terbentuk.

Suku bunga:

Jika suku bunga rendah, aktivitas perdagangan di pasar saham kemungkinan akan meningkat – terlepas dari beberapa faktor yang telah disebutkan sebelumnya. Itu karena ada lebih banyak orang yang beralih ke pasar saham untuk mendapatkan return yang lebih besar dibandingkan apa yang bisa mereka dapatkan jika hanya menyimpan uangnya di rekening bank.

4. Pilih saham atau sekeranjang saham

Ketika anda memilih saham, penting bagi anda untuk melakukan riset terkait perusahaan tersebut. Anda dapat menggunakan analisis fundamental dan teknikal ketika menilai kondisi keuangan perusahaan tersebut dan potensi kinerjanya di masa mendatang.

Analisis fundamental

Analisis fundamental didasarkan pada metrik keuangan perusahaan, termasuk pendapatan bersih, laba, atau laporan laba rugi.

Pertimbangkan untuk mencari saham dengan P/E yang rendah, misalnya, lebih besar dari nol (menunjukkan perusahaan tersebut menguntungkan) tetapi kurang dari lima. Juga, pertimbangkan untuk mencari saham di mana Forward P/E nya lebih rendah dari P/E saat ini. Ini menunjukkan bahwa labanya diperkirakan akan naik, dan jika itu benar terjadi, sahamnya akan lebih baik jika dibeli pada harga saat ini.

Tanggal IPO harus lebih dari setahun yang lalu; preferensi diberikan kepada saham yang telah diperdagangkan secara publik selama 10 tahun atau lebih.

Cari saham yang harganya di atas $2 per lembar, bukan penny stock. Pertimbangkan juga saham yang memiliki rata-rata volume (lebih dari 300.000 saham) dan margin operasional (lebih dari 10%).

Jika anda mencari saham dividen, cari saham yang memiliki yield dividen di atas 5%, tetapi rasio pembayarannya di bawah 100%.

Memilih saham berdasarkan kriteria di atas akan menghasilkan daftar saham yang potensial. Ini karena tidak semua saham layak untuk dipilih sebagai sarana investasi.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal berkaitan dengan pola grafik, indikator teknikal, dan pergerakan harga historis.

Lihat grafik saham yang dihasilkan berdasarkan kriteria di atas (fundamental). Kriteria selanjutnya adalah membuka posisi long:

  • Hanya buka posisi beli di sekitar area support. Trader tentunya ingin membuka posisi long di harga yang murah (berdasarkan harga historis), bukan harga yang mahal. Meskipun investasi tidak membutuhkan stop loss, tetapi anda tetap harus mempertimbangkan harga di mana anda akan menutup posisi tersebut jika kondisinya tidak menguntungkan. Investasi bukan berarti anda harus menahan posisi tersebut selamanya, terlebih jika kinerjanya tidak sesuai dengan harapan. Anda harus memiliki beberapa toleransi terhadap saham yang harganya terus turun.

Selain itu, anda juga harus memiliki rencana untuk menutup posisi yang untung atau rugi. Tentukan bagaimana dan mengapa anda menutup posisi tersebut. Karena kita membuka posisi long di sekitar support, maka kita dapat menutup posisi di sekitar resistance. Setelah anda menutup posisi, jangan mengkhawatirkan apa yang terjadi pada saham tersebut setelahnya. Ambil uangnya, dan beli saham lainnya, menggunakan proses yang sama, seperti yang telah dibahas sebelumnya.

Berikut adalah ringkasan panduan cara membeli saham:

  • Jika anda berencana untuk membeli di sekitar area support, dan menjualnya di sekitar area resistance, maka potensi kenaikannya harus lebih besar dibandingkan risiko penurunannya. Dalam sebagian besar kasus, para ahli mengatakan bahwa rasio risk/reward yang ideal untuk investasi adalah sekitar 1:3, atau tiga unit expected return untuk setiap satu unit risiko. Trader dapat mengelola risk/reward secara langsung menggunakan stop loss dan take profit order.

5. Pilih kerangka waktu dan buka posisi

Kerangka waktu adalah pertimbangan paling penting ketika anda memutuskan bagaimana akan membuka posisi pada suatu saham.

Masing-masing candle Jepang menggambarkan pergerakan harga selama periode waktu tertentu, atau kerangka waktu. Sebagian besar platform charting memungkinkan anda untuk melihat candle yang mewakili kerangka waktu mulai dari satu menit hingga satu bulan.

Tren, yang berarti arah pergerakan harga secara keseluruhan, yang akan anda lihat pada grafik sangat bergantung pada kerangka waktu yang digunakan. Semakin lama kerangka waktunya, semakin kuat level support/resistancenya.

Untuk kerangka waktu berapa pun, ingatlah untuk selalu memeriksa:

  • Setidaknya satu kerangka waktu yang lebih lama untuk memahami tren secara keseluruhan. Ini karena idealnya, anda ingin melakukan trading sesuai dengan tren. Misalnya, anda dapat memeriksa kerangka waktu mingguan.
  • Setidaknya satu kerangka waktu yang lebih pendek untuk mencari tren dalam jangka pendek dan level support/resistance yang dapat digunakan untuk menentukan level take profit atau cut loss. Misalnya, anda dapat memeriksa kerangka waktu empat jam atau satu jam.

21 kerangka waktu yang tersedia di MetaTrader 4 dan MetaTrader 5 memungkinkan anda untuk melakukan analisa secara terperinci. Selain itu, ada lebih dari 80 indikator teknikal dan alat analisis lainnya, termasuk objek grafik, yang dapat digunakan untuk menganalisa dinamika harga secara lebih terperinci.

panduan trading saham

Contoh Trading Saham

Untuk membantu anda dalam memahami cara trading saham, kami akan memberikan dua contoh trading CFD beserta hasilnya.

Contoh trading saham ABC – Long

Mari kita asumsikan bahwa saham ABC saat ini diperdagangkan di harga jual/beli 17,30/17,40 USD. Anda ingin membeli 100 CFD (unit) karena memperkirakan harga sahamnya akan naik. Saham ABC memiliki leverage 1:5 atau margin requirement 20%, yang berarti anda harus melakukan deposit hanya 20% dari nilai transaksi anda yang sebenarnya sebagai margin.

Dalam contoh ini, margin posisi CFD anda adalah $3480 (20% x (100 x $17.400 harga beli)).

Hasil A: transaksi yang menguntungkan

Jika prediksi anda benar, dan harga saham ABC pada beberapa jam atau hari berikutnya naik, maka anda telah melakukan trading yang menguntungkan. Jika harga jual/beli pada saat ini adalah 22,20/22,30, maka anda dapat menjualnya di harga 22,20 (harga jual).

Harga telah bergerak $4,80 (22,20 – 17,40). Kalikan hasilnya dengan ukuran posisi anda (100 kontrak), sehingga laba kotor anda adalah $480.

Jika posisinya ditutup pada hari yang sama ketika membuka posisi, maka anda tidak akan dikenakan biaya swap dan laba bersih anda adalah $480.

Jika posisinya ditutup setelah beberapa hari, anda akan dikenakan biaya swap yang jumlahnya sesuai dengan spesifikasi rollover perusahaan tersebut.

Hasil B; transaksi yang rugi

Jika prediksi anda salah, maka transaksi saham ABC anda akan mengalami kerugian. Mari kita asumsikan bahwa harga saham ABC pada satu jam berikutnya turun ke harga jual/beli $14,70/$14,80. Karena anda ingin membatasi kerugian, anda dapat menjualnya di harga $14,70 (harga jual).

Harga telah bergerak $2,70 (17,40 – 14,70). Kalikan hasilnya dengan ukuran posisi anda (100 unit), sehingga kerugiannya adalah $270.

Contoh trading saham ABC – Short

Anggap saham ABC diperdagangkan di harga jual/beli 2248/2250 USD, dan anda ingin menjual 1,5 CFD (unit) karena anda memperkirakan harganya akan turun. Saham ABC memiliki leverage 1:5, atau margin level 20%, yang berarti anda hanya perlu melakukan deposit 20% dari nilai transaksi anda yang sebenarnya sebagai margin.

Dalam contoh saham ABC berikut ini, margin CFD anda adalah $2248 (20% x 1,5 unit x harga jual $2248). Ingat bahwa jika harga bergerak berlawanan, ada kemungkinan anda mengalami kerugian lebih besar dari margin anda yaitu $2248.

Hasil A: transaksi untung

Prediksi anda benar, dan kemudian harga turun ke harga jual/beli 1960/1962. Anda kemudian memutuskan untuk menutup posisi tersebut dengan membelinya kembali di harga $1962 (harga beli).

Harga telah berubah $286 (2248 – 1962). Kalikan jumlahnya dengan ukuran posisi anda (1,5 unit), sehingga keuntungan kotor anda adalah $429.

Jika posisinya ditutup setelah lebih dari 1 hari perdagangan, maka biaya swap akan dijumlahkan ke dalam keuntungan anda.

Hasil B: transaksi rugi

Sayangnya, prediksi anda salah, dan harga saham ABC pada satu jam berikutnya naik ke harga jual/beli 2360/2362. Anda memperkirakan harganya akan terus naik, sehingga untuk membatasi kerugian, anda memutuskan untuk membelinya kembali di harga $2362 (harga beli).

Harganya telah bergerak $140 (3682 – 3542). Kalikan jumlahnya dengan ukuran posisi anda (0,5 unit), sehingga kerugian anda adalah $210.

Gaya Trading Saham

Ada berbagai gaya yang dapat digunakan sebagai strategi trading saham, di mana masing-masing gaya tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.

Position Trading

Position trading adalah membuka posisi untuk jangka panjang dan mengikuti tren ketika harga mengalami pullback ke area support, menunggu untuk melihat apakah support tersebut bertahan, dan kemudian membuka posisi long secepatnya setelah tren jangka panjang memantul dari area support dan terus berlanjut. Gaya trading ini dikaitkan dengan tren jangka panjang (sehingga ada baiknya untuk memperhatikan kondisi fundamental jangka panjang yang terkait).

Swing Trading

Swing trading adalah membuka posisi setelah tren berbalik sesaat, lalu berlanjut. Anda masuk ketika harga mengalami koreksi atau “berayun” melewati resistance sebelumnya, yang menunjukkan bahwa tren telah menemukan kekuatan baru. Tingkat kesuksesan swing trading bergantung pada interpretasi panjang dan durasi setiap swing harga. Oleh karenanya, menentukan level support dan resistance adalah hal yang paling penting.

Day Trading

Day trading membuka dan menutup posisi pada hari yang sama. Tujuan seorang trader ketika melakukan day trading adalah untuk membukukan keuntungan dari pergerakan harga intraday saham pilihannya. Dalam trading intraday, investor sering mengandalkan indikator teknikal untuk menentukan titik entry dan exit.

Scalping

Scalping adalah sebuah metode trading di mana trader biasanya melakukan beberapa transaksi setiap harinya, dan mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari sejumlah pergerakan harga yang kecil. Meskipun berisiko, trader saham akan memperhatikan margin requirement dan aturan penting lainnya untuk menghindari hal terburuk. Seorang scalper menganalisis saham, tren masa lalu, dan memilih titik entry dan exit dalam hitungan menit.

High Frequency Trading (HFT)

HFT adalah sebuah strategi trading algoritmik yang digunakan oleh quant trader. Ini dilakukan menggunakan algoritma dan robot trading yang dapat membantu untuk membuka dan menutup posisi dengan cepat. Mengembangkan bot semacam ini membutuhkan pemahaman tentang konsep pasar yang kompleks dan pengetahuan tentang matematika dan ilmu komputer. Oleh karenanya, ini lebih cocok bagi trader berpengalaman dibandingkan pemula.

Strategi Trading Saham

Ada banyak teknik yang dapat digunakan oleh trader untuk melakukan spekulasi pada fluktuasi harga di pasar saham. Seorang trader saham harus menyusun strategi yang baik dan berdasarkan penelitian, memiliki rencana yang matang tentang kapan harus membuka dan menutup posisi.

Trend Trading

Strategi trend following didasarkan pada ekspektasi bahwa tren harga akan terus berlanjut alias tidak akan berbalik. Ini berarti jika anda trading mengikuti tren naik, anda akan terus mempertahankan posisi beli dan mengamati kenaikan harga sahamnya, dan anda baru akan menjual saham tersebut jika trennya turun. Trend trader tidak memiliki pandangan yang tetap terkait ke mana harga akan bergerak.

Range Trading

Range trading terjadi ketika harga suatu saham terus diperdagangkan di antara rentang harga tertentu. Sebelum membuka posisi, trader saham biasanya akan menggunakan berbagai pendekatan analisis teknikal untuk mengidentifikasi level support dan resistance: jual di sekitar resistance, dan beli di sekitar support.

Breakout Trading

Hipotesis di balik breakout trading cukup sederhana. Jika level support dan resistance membuat harga bertahan di rentang tertentu, maka penembusan dari rentang tersebut dapat menjadi indikasi akan ada pergerakan harga yang lebih besar. Seorang trader breakout akan membuka posisi long atau short setelah harga menembus support atau resistance. Level dan pola grafik yang menjadi dasar penembusan antara satu trader dengan trader lainnya kemungkinan akan berbeda. Jika harga menembus dan kemudian berbalik dengan cepat, maka itu dapat dianggap sebagai sinyal palsu, atau false breakout.

News Trading

Berita dapat mempengaruhi saham tertentu, atau seluruh industri hingga pasar. Sebagian besar berita yang menggerakkan pasar telah dijadwalkan sebelumnya, seperti rilis laporan keuangan dan data ekonomi. Berita berkala atau berulang mencakup rilis berita terjadwal yang dapat menggerakkan pasar, seperti pengumuman suku bunga oleh Federal Reserve, rilis data ekonomi, dan laporan keuangan kuartalan suatu perusahaan. Berita tak terduga atau berita yang tiba-tiba muncul adalah seperti serangan teroris, gejolak geopolitik yang tiba-tiba, atau ancaman gagal bayar utang oleh negara yang berutang. Umumnya, berita yang tidak terduga cenderung berdampak negatif.

Trading Saham: Hal Lain Yang Harus Diketahui

Berikut adalah beberapa hal lain yang harus anda ketahui tentang trading saham, sebelum anda memulai:

Mengapa trading saham?

Orang-orang melakukan trading saham sebagai cara untuk mendapatkan eksposur pada kesehatan dan pertumbuhan ekonomi global, serta perusahaan. Keputusan anda tentang apakah anda harus melakukan spekulasi pada harga suatu aset di masa mendatang tanpa benar-benar memilikinya biasanya digunakan sebagai strategi jangka pendek.

Bagaimana cara kerja pasar saham?

Pasar saham bekerja dengan cara memfasilitasi aktivitas jual dan beli saham perusahaan antara investor institusional dan ritel. Perusahaan mengatur jumlah saham yang ingin mereka terbitkan – dan jumlah peminat saham perusahaan tersebut akan berdampak terhadap harga sahamnya.

Bagaimana dan mengapa perusahaan go public?

Cara “tradisional” untuk go public adalah melalui IPO, di mana penjamin emisi akan mensponsori proses listing perusahaan, dan menetapkan target harga sahamnya. Dalam proses IPO ini, terutama sebelum melakukan listing, kondisi keuangan perusahaan akan diawasi secara ketat, sehingga membantu mengurangi risiko bagi investor institusi dan ritel karena mereka dapat mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara mencari saham yang berpotensi?

Setiap trader memiliki preferensi yang berbeda dalam memilih saham. Misalnya, beberapa orang lebih menyukai saham perusahaan yang berisiko rendah namun memiliki potensi yang tinggi – ini biasanya dimiliki oleh saham blue chip. Beberapa orang lainnya mungkin lebih menyukai volatilitas seperti pada penny stock.

Anda harus melakukan analisis – baik teknikal maupun fundamental – ketika mencoba mencari perusahaan untuk membuka posisi.

Apa strategi trading saham yang bagus untuk pemula?

Pertama, lakukan latihan menggunakan akun trading virtual, lalu mulai investasi dengan jumlah yang rendah guna menghindari risiko yang tidak perlu. Setelahnya, anda dapat meningkatkan jumlah investasi secara bertahap, tetapi ingat, jangan melakukan investasi lebih dari apa yang dapat anda terima. Sebagian besar penasihat keuangan akan merekomendasikan agar sebagian besar portofolio investasi diinvestasikan ke dalam reksa dana, reksa dana indeks, atau Exchange Traded Fund.

Apa perbedaan antara trading dan investasi saham?

Trading saham berarti anda melakukan spekulasi pada pergerakan harga saham menggunakan kontrak derivatif seperti CFD – tanpa benar-benar membeli sahamnya. CFD adalah produk keuangan yang menggunakan leverage, yang berarti anda tidak harus menyediakan modal sesuai dengan nilai transaksi anda. Akan tetapi, ingat bahwa leverage juga dapat meningkatkan keuntungan dan kerugian anda.

Apa risiko trading saham?

Risiko trading saham sangat berbeda dengan investasi, karena adanya leverage – yang dapat meningkatkan keuntungan dan kerugian anda. Ini karena keuntungan atau kerugian anda akan dihitung berdasarkan nilai transaksi anda yang sebenarnya, bukan margin yang dibutuhkan untuk membukanya.

Apa itu likuiditas dan mengapa penting dalam trading saham?

Likuiditas menentukan seberapa mudah sesuatu dapat dibeli dan dijual. Likuiditas yang tinggi memudahkan seseorang untuk membeli atau menjual, likuiditas yang rendah menyulitkan seseorang untuk membeli atau menjual. Dalam trading saham, anda mungkin ingin memilih saham dengan likuiditas yang tinggi, terutama jika anda berencana untuk membuka dan menutup banyak posisi dalam waktu singkat.

Di pasar dengan likuiditas yang tinggi, anda mungkin melihat bahwa spread bid-ask lebih ketat – yang akan membantu menurunkan total biaya trading. Di sisi lain, di pasar dengan likuiditas yang rendah, spread dapat melebar dan meningkatkan biaya trading anda.

Apa itu eksekusi dan mengapa penting?

Eksekusi adalah tentang seberapa mudah dan cepat anda dapat melakukan transaksi.

Apa itu spread dalam trading saham?

Spread adalah selisih antara harga beli dan harga jual suatu saham. Sama seperti pasar keuangan lainnya, ketika anda membuka posisi, anda akan disajikan dengan dua harga. Jika anda ingin membuka posisi beli, maka anda akan membelinya di harga beli, yang sedikit di atas harga pasar. Jika anda ingin membuka posisi short, anda akan menjualnya di harga jual – yang sedikit di bawah harga pasar.

Apa itu leverage dalam trading saham?

Leverage adalah cara untuk mendapatkan eksposur yang lebih besar tanpa harus menyediakan modal yang besar. Sebaliknya, anda hanya harus menyediakan sejumlah dana, yang dikenal sebagai margin. Ketika anda menutup posisi, keuntungan atau kerugian tetap akan dihitung berdasarkan nilai transaksi yang sebenarnya.

Apa itu margin dalam trading saham?

Margin adalah bagian penting dari trading menggunakan leverage. Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jumlah deposit awal yang harus anda siapkan untuk membuka dan mempertahankan posisi yang menggunakan leverage. Ketika anda melakukan traidng saham menggunakan margin, ingat bahwa margin requirement anda dapat berubah tergantung pada broker, dan seberapa besar ukuran transaksi anda.

Margin biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dari nilai transaksi yang sebenarnya. Trading saham Tesla misalnya, mungkin memerlukan 20% dari total nilai transaksi yang sebenarnya. Jadi, alih-alih melakukan deposit $750, anda hanya perlu melakukan deposit $150.

Jam berapa saya bisa mulai trading?

Jam perdagangan normal di New York Stock Exchange dan Nasdaq adalah pukul 09:30 hingga 16:00 Eastern Time. Namun, ada juga sesi premarket dan after hours – tidak semua broker mengizinkan anda untuk melakukan trading selama sesi ini, tetapi ada banyak trader yang melakukannya.

Apakah bisa trading saham dengan $100?

Ya, sebagian besar broker online untuk pemula tidak memiliki persyaratan minimum atau biaya, jadi, anda dapat melakukan investasi $100. Beberapa broker juga mengizinkan anda untuk melakukan trading fractional shares, yang berarti anda dapat membeli sebagian saham sekalipun anda tidak mampu membeli sahamnya secara utuh.

Saham apa yang bagus untuk pemula?

Tidak ada saham yang bagus untuk pemula karena masing-masing saham berbeda, dan memiliki manfaat serta risikonya masing-masing. Saham terbaik untuk anda juga akan bergantung pada tujuan trading, sikap terhadap risiko, dan ketertarikan anda secara umum.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,358PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles