spot_img

Belajar Dasar Forex Untuk Trader Pemula

Jika anda ingin memulai karir di dunia trading forex, ini adalah merupakan tempat yang tepat bagi anda untuk memulainya. Artikel berikut ini akan membantu anda dalam mempelajari dasar forex dan cara sukses menjadi seorang trader. 

Di sini kita hanya akan membahas beberapa hal yang perlu benar-benar anda ketahui tentang pasangan mata uang, dengan tujuan untuk memahami dasar-dasar forex. Pada titik tertentu, atau bahkan mungkin sebelum anda melanjutkan ke tahap trading bebas risiko dengan akun demo, anda juga mungkin berusaha mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut:

Belajar Forex Dasar

Hanya Perdagangkan Mata Uang Paling Likuid

Meskipun sebagian besar mata uang dapat dikonversi dan diperdagangkan, aspek pertama yang perlu anda pelajari tentang forex adalah bahwa sebagian besar trader hanya fokus melakukan trading pada delapan pasangan mata uang utama (juga dikenal sebagai mata uang majors), karena mata uang tersebut memiliki tingkat likuiditas atau ketersediaan yang paling banyak, yang mana ini artinya adalah ada banyak pembeli dan penjual di waktu kapanpun. Selain itu, ini juga berarti bahwa anda akan mendapatkan harga yang terbaik di pasar, dan menghindari sebuah slippage. Sebagai contoh, jika anda ingin membeli atau menjual sesuatu, maka anda berpeluang untuk mendapatkannya di harga terbaik jika ada banyak pembeli dan penjual yang menginginkannya, dibandingkan dengan hanya ada satu atau dua pembeli dan penjual.

Mata Uang Major

Berikut ini adalah delapan mata uang utama, beserta simbol dan nama julukannya, yang juga telah disusun berdasarkan tingkat likuiditasnya:

  • USD – Dolar Amerika Serikat (Buck, Greenback, The Reserve Currency)
  • EUR – Euro (Zone members Euro Fiber, The Unified Currency, The Single Currency, The Anti-Dollar)
  • JPY – Yen Jepang (Yen, Jippy)
  • GBP – Pound Inggris (Cable)
  • CHF – Franc Swiss (Swissy)
  • CAD – Dolar Kanada (Loonie)
  • AUD – Dolar Australia (Aussie)
  • NZD – Dolar Selandia Baru (Kiwi)

Penjelasan Simbol Mata Uang:

Apa arti dari simbol-simbol berikut ini? Secara umum, dua huruf pertama dari simbol mata uang mewakili nama negara, sedangkan huruf terakhir mewakili nama dari mata uang tersebut (gambar 1).

Gambar 1: Simbol mata uang

2. Mata Uang Berisiko VS Mata Uang Safe Haven

Untuk dapat memulai belajar forex dasar, anda harus selalu mengingat bahwa seluruh pergerakan pasangan mata uang akan sangat bergantung kepada bagaimana sikap seluruh investor. Dan secara umum, untuk saat ini, mata uang utama yang diperdagangkan diklasifikasikan menjadi beberapa kategori: yakni mata uang berisiko, dan mata uang safe haven. Lebih jelasnya:

  • Mata Uang Berisiko adalah merupakan mata uang yang nilainya bergerak naik atau menguat ketika terjadi optimisme pada perekonomian, dan sebaliknya bergerak turun atau melemah ketika terjadi pesimisme terhadap perekonomian. Pergerakan mata uang dengan kategori ini biasanya sejalan dengan aset berisiko lain seperti indeks saham, atau komoditas industri.
  • Mata Uang Safe Haven atau Mata Uang Aman sebaliknya adalah merupakan mata uang yang turun atau melemah ketika terjadi optimisme pada perekonomian, dan naik atau menguat ketika terjadi pesimisme pada perekonomian. Seringkali pergerakan mata uang ini mengikuti pergerakan aset safe haven lainnya seperti surat utang pemerintah.

Berikut ini (gambar 2) adalah merupakan ilustrasi dari susunan mata uang berdasarkan tingkat risiko hingga safe haven:

Mata uang berisiko vs safe haven

Jika anda melihat ke ilustrasi di atas, anda bisa melihat bahwa mata uang AUD (Dolar Australia) berada di urutan utama dari mata uang berisiko. Dengan kata lain, mata uang AUD adalah merupakan mata uang yang cenderung bergerak naik atau menguat paling tinggi ketika sebagian besar pasar optimis dan menginginkan aset berisiko. Sebaliknya, pada kasus ini mata uang JPY (Yen Jepang) cenderung bergerak turun atau melemah paling dalam. Namun jika yang terjadi sebaliknya (pasar pesimis), maka iustrasi sebelumnya akan terjadi sebaliknya.

Tabel di atas hanya digunakan sebagai sebuah gambaran bagaimana satu mata uang bergerak relatif terhadap aset lainnya. Terlebih lagi, ilustrasi di atas juga TIDAK menjamin keamanan mata uang sebagai sarana penyimpanan nilai. Sebagai contoh, meskipun JPY seringkali dianggap sebagai mata uang safe haven, namun sebagian juga mungkin akan berpendapat bahwa CAD adalah sebuah mata uang yang memiliki nilai jangka panjang lebih baik mengingat Kanada memiliki kesehatan fiskal yang lebih baik dibandingkan dengan Jepang. Sementara tabel di atas bisa diaplikasikan dengan baik pada periode waktu beberapa hari, minggu, atau bahkan bulan, namun tabel di atas juga seringkali tidak berjalan sempurna jika diaplikasikan dalam basis harian.

Contoh lain, sekalipun pasar merasa sangat optimis, dan barometer klasik seperti S&P 500 bergerak naik, sebuah peristiwa yang memiliki kaitan langsung dengan mata uang tertentu bisa menyebabkan mata uang berisiko yang berperingkat lebih rendah bergerak naik melampaui kenaikan mata uang AUD & NZD. 

Mengapa Mata Uang Diperdagangkan Secara Berpasangan 

Seperti hal lainnya, nilai dari suatu mata uang juga perlu bisa dinilai dengan mata uang lainnya, di mana ini adalah alasan utama mengapa suatu mata uang selalu diperdagangkan secara berpasangan. Fakta ini juga membuat pasar forex berbeda dari jenis pasar lainnya dari segi dua cara kritis:

BELAJAR FOREX DASAR: Pergerakan Harga Selalu Relatif Terhadap Mata Uang Lain

Ini adalah perbedaan besar yang pertama. Dengan kata lain, tidak seperti pasar keuangan lain layaknya harga saham atau harga komoditas yang dihargai dalam mata uang tertentu, nilai dari suatu valuta asing (forex) adalah merupakan cerminan dari pergerakan suatu mata uang yang relatif terhadap mata uang lainnya. Sebagai contoh, ketika seorang trader membicarakan nilai dari mata uang Dolar AS (USD), maka trader tersebut perlu menilai mata uang USD terhadap nilai relatif dari mata uang lainnya, tergantung dari pasangan mata uang apa yang mereka pertimbangkan. Hal ini adalah merupakan salah satu perbedaan kritis pasar forex dengan jenis aset lainnya.

Contoh lain, misalkan jika pada bursa saham tertentu, trader hanya perlu mempertimbangkan bagaimana harga saham tersebut akan berubah secara relatif terhadap mata uang lokal, yang diasumsikan memiliki nilai dasar tetap terlepas dari apa yang sebenarnya terjadi di pasar forex. Di sisi lain, seorang trader forex harus mempertimbangkan bagaimana suatu mata uang akan bergerak relatif terhadap banyak mata uang, yang seluruhnya bergerak secara bersamaan. Terlebih lagi, seringkali pergerakan suatu mata uang bergerak naik terhadap mata uang tertentu, namun bergerak turun terhadap mata uang lainnya. Akibat adanya hal tersebut, tentu seringkali hal ini menyulitkan seorang trader untuk menilai kekuatan suatu mata uang secara keseluruhan, dan juga bukan suatu hal yang perlu dipelajari di bagian belajar dasar forex trading.

Untuk bagian ini, kita hanya akan mempelajari prinsip dasar forex trading: jika trader ingin memaksimalkan keuntungan dari kuatnya USD dalam periode tertentu, maka mereka juga harus memilih satu mata uang yang diperkirakan akan menjadi mata uang terkuat selama periode anda membuka sebuah posisi, baik itu dalam timeframes satu jam, tahunan, atau apapun itu. Jadi pada bagian ini, sekalipun mata uang Dolar Selandia Baru (NZD) relatif melemah, namun pelemahan pada USD lebih buruk, maka anda masih bisa mendapatkan keuntungan dari membuka posisi beli pada pasangan mata uang NZDUSD.

BELAJAR FOREX DASAR: Sama Mudahnya Untuk Mendapatkan Keuntungan Ketika Pasar Bearish atau Pasar Bullish

Ini adalah merupakan salah satu peluang keuntungan terbesar pasar forex jika dibandingkan jenis pasar lainnya seperti saham. Lebih dari itu, dengan mempelajari trading forex, maka anda juga akan mengetahui bahwa trading forex memberikan sebuah cara yang lebih mudah bagi anda, dan juga dapat diandalkan ketika kondisi pasar sedang bearish.

Pada jenis pasar lain selain forex, seringkali terdapat sebuah aturan teknis yang membuatnya menjadi lebih sulit untuk mendapatkan keuntungan dari tren turun. Termasuk seperti sebuah larangan langsung yang dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya aksi short selling (biasanya terjadi ketika sebagian besar mengalami keuntungan), dan juga aturan lainnya yang seringkali mencegah trader untuk menangkap penurunan tajam yang menguntungkan, dan menjauhkannya dari trader hingga harga kembali bergerak naik, dan pada akhirnya membuat short seliing lebih berisiko untuk dilakukan. Ini terjadi karena ketika anda ingin melakukan short selling di bursa saham, maka dalam hal ini broker anda perlu meminjam saham dari seseorang yang memilikinya. Terlebih lagi, tidak ada jaminan bahwa saham yang ingin anda lakukan short seliing tersedia, terutama karena anda juga perlu bersaing dengan trader short selling lainnya. Berbeda dengan pasar forex, maka larangan seperti yang telah kita bahas sebelumnya sangat tidak mungkin dilakukan karena perdagangan forex dilakukan secara berpasangan, yang mana ini artinya adalah bahwa anda akan menjual satu mata uang untuk membeli mata uang yang lain. Kesimpulannya, beberapa mata uang (mata uang safe haven) akan bergerak naik ketika terjadi sebuah pesimisme atau bearish market; di sisi lain, (mata uang aset berisiko) akan bergerak naik ketika terjadi optimisme atau bullish market.

Mengambil untung dari kondisi bearish pada kasus ini adalah hanya tentang membeli mata uang safe haven, dan menjual mata uang berisiko untuk membayarnya. Sementara dalam kondisi bullish, maka anda hanya melakukan kebalikannya. Tidak seperti pada bursa saham tertentu, pasar mata uang adalah merupakan pasar internasional dan saling terikat bagi siapapun yang berusaha untuk melarang penjualan mata uang tertentu di harga tertentu. Sekalipun ada upaya dari bank sentral untuk memanipulasi harga dari satu mata uang, namun hal tersebut biasanya tidak berlangsung lama. Bingung? Tetap bersama kami di sini—rincian tentang bagaimana kita akan selalu membeli mata uang dan menjual mata uang lainnya, bagaimana kita bisa mendapatkan keuntungan dari kondisi bearish dan juga bullish, akan dijelaskan lebih lanjut ketika kita mempelajari dasar forex trading, seperti mempelajari tentang anatomi dari quote harga pasangan mata uang, dan lebih memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan perdagangan forex.

Bagaimana Cara Membaca Quote Pasangan Mata Uang 

Quote harga

Gambar 3 menunjukkan sebuah contoh dari quote harga forex yang ada pada platform trading anda.

Dari gambar di atas, anda bisa membacanya dengan Euro-Dolar AS atau bisa juga Euro-Dolar. Mata uang yang berada di posisi sebelah kiri, dalam hal ini EUR, biasa disebut dengan base currency. Disebut demikian karena pergerakan pasangan mata uang EURUSD “berdasarkan” pada mata uang base currency. Pergerakan EURUSD akan bergerak naik pada grafik jika EUR bergerak menguat terhadap USD. Dengan kata lain, ketika pasangan mata uang ini bergerak naik, maka itu artinya adalah bahwa EUR menguat terhadap USD (dan sebaliknya, mata uang USD melemah terhadap EUR). Sementara ketika EURUSD bergerak turun, maka kita bisa mengartikan bahwa EUR melemah terhadap USD, dan USD menguat terhadap EUR.

Dengan demikian, ketika anda berpikir bahwa base currency akan bergerak menguat terhadap counter currency, maka anda bisa membuka sebuah posisi “beli” pada pasangan mata uang tersebut.

Sementara mata uang yang berada di sebelah kanan, dalam kasus ini mata uang USD, biasa disebut juga dengan counter currency karena harga dari suatu pasangan mata uang “berlawanan” dengan nilai dari USD terhadap EUR. Artinya, jika EURUSD naik, maka nilai relatif USD turun terhadap EUR. Mata uang berada di sebelah kanan juga biasa disebut dengan quote atau terms currency karena pergerakan harga dari pasangan mata uang EURUSD “dihargai” dalam “ketentuan” mata uang USD. Harga dari suatu mata uang biasa ditunjukkan oleh counter currency dari base currency pasangan mata uang tersebut. Dengan kata lain, jangan membaca pasangan suatu mata uang seperti sebuah pecahan. Sebagai gantinya, EURUSD disebut juga dengan Dolar AS per Euro, bukan Euro per Dolar. Misalnya, jika harga dari EURUSD adalah 1.1131, maka itu berarti harga atau nilai tukar 1.1131 USD adalah sama dengan 1 EUR, atau juga 1 EUR sama dengan 1.1131 USD.

Jika anda sudah mengerti pembahasan quote harga di atas, maka mungkin itu artinya anda juga akan mengerti pernyataan berikut:

  • Beli EURUSD di harga yang lebih tinggi (ASK Price).
    Itu berarti: Anda membeli Euro dan membayarnya dengan menjual Dolar, serta membayar di harga yang lebih tinggi (Ask Price). Ketika anda memutuskan untuk membeli Euro, maka untuk setiap 1 EUR yang anda beli, secara langsung anda juga telah menjual $1.1132 USD, terlepas dari mata uang yang digunakan oleh akun anda, baik itu JPY, GBP, EUR, ataupun lainnya, maka jumlahnya akan dikonversi sesuai kebutuhan.
  • ATAU Menjual EURUSD di harga yang lebih rendah (BID PRICE)
    Itu berarti: Anda menjual Euro dan mendapatkan US Dolar jika menukarnya, dan pada kasus ini anda akan menggunakan harga terendah atau bid price. Dengan kata lain, untuk setiap 1 EUR yang anda jual, maka anda akan mendapatkan sejumlah $1.1131 USD.

Singkatnya, jika anda ingin belajar dasar-dasar forex trading, pahami ini: anda akan selalu membeli di harga yang lebih tinggi, dan menjual di harga yang lebih rendah, sehingga broker forex bisa menghasilkan apa yang disebut dengan spread sebagai ganti dari biaya atau komisi.Ketika anda membeli pasangan mata uang EURUSD, maka pada tersebut anda membeli base currency EUR, dan menjual counter currency USD. Sementara jika anda menjual suatu pasangan mata uang, maka anda melakukan sebaliknya. Dengan demikian, anda akan selalu membeli mata uang dan menjual mata uang lainnya, sehingga hal ini juga akan mempermudah anda untuk melakukan short selling pada satu mata uang terhadap mata uang lainnya, dan juga mendapatkan keuntungan dari turunnya harga pada pasangan mata uang. Mungkin anda akan bertanya, kenapa harga beli akan selalu menggunakan harga yang lebih tinggi, dan harga jual akan selalu berada di harga yang lebih rendah? Selisih antara harga beli dan harga jual tersebut disebut juga dengan spread, di mana hal ini adalah merupakan keuntungan yang diperoleh oleh market maker atau broker dalam menghubungkan pembeli dan penjual, alih-alih menetapkan biaya komisi seperti yang layaknya terjadi pada broker saham. 

Ringkasan Dasar-dasar Forex Trading

Anda membeli EURUSD di harga yang lebih tinggi atau ask price jika hal berikut ini terjadi:

  • Anda ingin membuka sebuah posisi beli baru pada satu pasangan mata uang (buy pada pasangan mata uang), maka pada saat tersebut anda telah bertaruh bahwa harga atau nilai dari pasangan mata uang EURUSD (dalam Dolar per Euro) akan bergerak naik. Dengan kata lain, anda berpikir bahwa EUR akan naik atau menguat terhadap USD.
  • Anda ingin menutup posisi jual yang telah terbuka, di mana ini artinya anda bertaruh sebaliknya atau mengharapkan harga akan bergerak turun (EUR akan turun atau melemah terhadap USD), baik untuk mengambil keuntungan atau juga untuk memangkas kerugian pada posisi jual anda.

Anda menjual EURUSD di harga yang lebih rendah atau bid price jika hal berikut ini terjadi:

  • Anda ingin membuka sebuah posisi jual baru pada satu pasangan mata uang (sell pada pasangan mata uang), maka pada saat tersebut anda telah bertaruh bahwa harga atau nilai dari pasangan mata uang EURUSD (dalam Dolar per Euro) akan bergerak turun. Dengan kata lain, anda berpikir bahwa EUR akan turun atau melemah terhadap USD.
  • Anda ingin menutup posisi beli yang telah terbuka, di mana ini artinya anda bertaruh sebaliknya atau mengharapkan harga akan bergerak naik (EUR akan naik atau menguat terhadap USD), baik untuk mengambil keuntungan atau juga untuk memangkas kerugian pada posisi beli anda.

KUNCI DASAR FOREX TRADING: Harga Pasangan Mata Uang “Berdasarkan” Base Currency

Grafik dari suatu pasangan mata uang bergerak ke arah base currency (yang berada di sebelah kiri), atau juga bergerak berlawanan ke arah quote, terms, atau counter currency. Ketika anda memperkirakan bahwa base currency akan naik terhadap counter currency, maka anda bisa membuka sebuah posisi beli, di mana pada saat tersebut juga anda telah membeli base currency, dan menjual counter currency. Sementara ketika anda memperkirakan sebalikny, maka anda bisa membuka sebuah posisi jual, di mana itu artinya anda menjual base currency untuk membeli counter currency.

Memahami dasar-dasar forex trading adalah merupakan hal yang penting, terlebih jika anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, maka anda bisa mendaftar, dan dengan senang hati kami akan memberikan pelatihan kepada anda langkah demi langkah hingga anda benar-benar siap untuk memulai. Anda juga bisa memulai trading dengan akun demo, untuk merasakan sensasi dan pengalaman belajar dasar-dasar forex trading secara langsung.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,337PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles