spot_img

Apakah Forex Penipuan? Daftar Broker Forex Penipu 2022

Meskipun investasi valuta asing (forex) adalah usaha yang sah dan bukan penipuan, ada banyak penipuan yang dikaitkan dengan trading forex. Sama seperti industri lainnya, ada banyak predator di luar sana, yang mencari keuntungan dari para pendatang baru. Regulator telah menerapkan perlindungan selama beberapa tahun terakhir, dan keamanan di pasar telah meningkat secara signifikan, sehingga membuat broker forex penipu semakin jarang terjadi.

Jangan mendaftar dengan broker forex manapun, sebelum membaca daftar broker forex penipu (scam) berikut ini.

Forex Bukan Penipuan

Trading forex dulunya adalah sesuatu yang hanya dilakukan orang ketika mereka membutuhkan mata uang asing untuk digunakan saat bepergian ke negara lain.

Ini melibatkan pertukaran beberapa mata uang negara asal mereka dengan mata uang negara lain melalui bank atau broker forex, dan mereka akan menerima mata uang asing mereka berdasarkan nilai tukar saat ini yang ditawarkan oleh bank atau broker.

Saat ini, ketika anda mendengar seseorang menyebut trading forex, mereka biasanya mengacu pada jenis trading atau investasi yang kini menjadi hal yang biasa. Banyak orang bertanya-tanya tentang bagaimana trading forex bekerja karena mereka tertarik untuk mempelajari cara trading mata uang untuk diri mereka sendiri.

Sama seperti trading saham, trader forex dapat berspekulasi tentang fluktuasi nilai mata uang antara dua negara, dan itu dilakukan untuk mencari hiburan dan keuntungan.

Trading forex melibatkan perdagangan pasangan mata uang. Misalnya, seseorang mungkin menukar Euro dengan Dolar AS. Pada September 2019, nilai tukar 1 Euro berkisar dan sekitar $1,09 hingga sekitar $1,12. Jadi, seorang trader yang menukar 100 Euro menjadi $112 ketika nilai tukar Dolar tinggi dapat mengambil keuntungan dengan menukar $112 tersebut dengan Euro ketika nilai Dolar kembali turun menjadi $1,09 per Euro. Transaksi itu akan menghasilkan laba bersih kurang dari 3%, yang kemungkinan besar akan terhapus oleh komisi broker.

Nilai tukar berfluktuatif dan bisa naik atau turun secara tak terduga. Saat menghitung komisi yang dibebankan oleh broker atas suatu transaksi, menghasilkan uang membutuhkan perubahan nilai tukar yang signifikan agar menguntungkan bagi trader forex. Keuntungan yang tinggi adalah hal yang mungkin, tetapi ini bukan pasar di mana siapa pun harus mengharapkan uang tunai yang cepat dan mudah.

Seperti sesuatu yang mudah bagi sebagian besar orang, kecuali, dalam industri khusus ini, terdapat tingkat kegagalan yang cukup tinggi di antara trader baru lantaran terdapat kurva pembelajaran yang cukup curam.

Bahkan trader yang sadar akan hal itu cenderung memulai dengan sikap “itu terjadi pada mereka, tetapi itu tidak akan terjadi pada saya”. Pada akhirnya, 90% dari trader ini pergi dengan tangan kosong, tidak yakin apa yang terjadi pada mereka, atau bahkan mungkin merasa sedikit ditipu.

Trading forex bukanlah penipuan; ini hanya industri yang pada dasarnya didirikan bagi orang yang memahaminya. Tujuan dari trader forex pemula adalah untuk bertahan cukup lama guna memahami cara kerja trading forex dan menjadi salah satu orang yang memahaminya, dan ini akan terjadi dengan mempelajari dasar, memahami terminologi, dan mempelajari strategi trading.

Ingat, trader yang teredukasi tidak dapat dimanipulasi. Dapatkan beberapa pengetahuan forex berkualitas tinggi dan hindari penipuan dan penggelapan forex.

Risiko vs Penipuan

Hal pertama yang membuat sebagian besar trader merasa kering adalah kemampuannya untuk menggunakan fitur trading yang disebut leverage trading forex. Menggunakan leverage memungkinkan trader untuk trading di pasar menggunakan lebih banyak uang dibandingkan jumlah modal yang dimilikinya.

Misalnya, jika anda trading dengan leverage 2:1, dan melakukan deposit $1.000, maka anda dapat mengontrol dan memperdagangkan mata uang senilai $2.000. Banyak broker forex yang menawarkan leverage hingga 50:1. Ini bisa berbahaya, karena trader baru cenderung akan terjun dan mulai trading dengan leverage 50:1 tersebut tanpa siap menerima konsekuensinya.

Trading dengan leverage terdengar seperti hal yang sangat menyenangkan, dan memang benar bahwa hal tersebut dapat meningkatkan seberapa mudah anda dapat menghasilkan uang, tetapi hal yang kurang banyak dibicarakan adalah hal tersebut juga dapat meningkatkan risiko kerugian anda.

Jika seorang trader dengan modal $1.000 trading menggunakan leverage 50:1, ini berarti mereka dapat trading senilai $50.000, di mana setiap pip bernilai sekitar $5. Jika rata-rata pergerakan harian dari nilai tukar pasangan mata uang adalah 70 hingga 100 pip forex, dalam sehari, rata-rata kerugian anda bisa sekitar $350. Jika anda melakukan trading yang sangat buruk, anda bisa kehilangan seluruh modal anda dalam tiga hari, dan tentu saja, itu dengan asumsi bahwa kondisinya normal.

Sebagian besar trader baru, karena optimis, mungkin berkata “tetapi saya juga dapat menggandakan modal saya hanya dalam beberapa hari”. Meskipun itu benar, mengawasi modal anda yang berfluktuasi sangat tinggi sangat sulit dilakukan. Banyak orang memulai dengan asumsi bahwa mereka dapat menanganinya, tetapi ketika sampai pada hal tersebut, mereka tidak melakukannya, membuat kesalahan dalam trading forex, dan modal habis.

Apa Yang Menjadikannya Penipuan?

Trading forex pertama kali tersedia bagi trader ritel pada tahun 1999. Beberapa tahun pertama dilalui oleh broker semalam yang muncul dan kemudian menghilang tanpa adanya pemberitahuan.

Sebagian besar broker-broker ini berbasis di negara-negara yang tidak memiliki regulasi. Sementara beberapa memang terjadi di Amerika Serikat, mayoritas adalah berasal dari luar negeri di mana satu-satunya persyaratan untuk mendirikan broker adalah biaya beberapa ribu Dolar.

Beberapa contoh penipuan yang umum terjadi dan patut diwaspadai investor adalah churning dan broker yang mengesampingkan risiko. Churning adalah broker yang melakukan transaksi yang tidak perlu dengan tujuan menghasilkan komisi.

Selain itu, beberapa broker sering melebih-lebihkan kemampuan investor untuk menghasilkan banyak uang secara cepat dan mudah melalui pasar forex. Mereka biasanya memangsa investor baru yang tidak mengerti apa itu forex dan bagaimana cara kerjanya, atau yang dikenal sebagai permainan zero-sum. Ketika nilai mata uang terhadap mata uang lain semakin kuat, mata uang lainnya dapat melemah secara proporsional.

Pasar forex sangatlah besar, dengan rata-rata volume perdagangan harian lebih dari $5 triliun, termasuk mata uang berjangka dan opsi. Ini juga tidak teregulasi dengan baik. Itu berarti masih ada peluang bagi penipu forex yang menjanjikan keuntungan cepat dengan menawarkan “rumus trading rahasia”, metodologi trading berbasis algoritma, atau “robot forex” yang melakukan trading untuk anda.

Hal yang membuat forex memiliki reputasi penipuan adalah cerita yang mencuat di media besar. Alur ceritanya adalah seperti ini: Beberapa pemula yang mudah tertipu kepada penawaran broker tentang cara cepat kaya dan bagaimana mereka dapat menghasilkan uang secara cepat dengan sedikit usaha atau pengetahuan forex. Para jenis ini terkejut! Setelah mengetahui sebaliknya. Kesimpulannya: Forex harus dihindari sama sekali atau tidak cocok bagi sebagian besar orang. Putusan mereka: forex adalah penipuan.

Jika anda cukup pintar ketika membaca artikel ini, anda akan melihat absurditas dari alasan tersebut. Hanya karena ada orang yang berperilaku bodoh dengan mobil atau peralatan listrik, bukan berarti hal ini harus dihindari sama sekali. Hal yang sama berlaku untuk forex, termasuk trading menggunakan leverage. Jika anda telah memiliki persiapan yang tepat dan memiliki disiplin untuk mempraktikkan risiko perencanaan trading dan pengelolaan uang yang tepat, anda dapat menjaga risiko ke tingkat yang dapat diterima, sama seperti jenis investasi atau trading lainnya. Seperti halnya mengemudi, ada cara untuk mensimulasikan pengalaman (demo forex) hingga anda siap untuk menghadapi yang sebenarnya, dan cara untuk memulai secara perlahan (akun forex ritel) dengan kondisi yang tidak terlalu menantang hingga anda siap untuk kondisi yang lebih menantang (akun forex pro).

Daftar Broker Forex Penipu (Scam) Berdasarkan Pernyataan Regulator

Kurangnya informasi mengenai cara broker forex menipu klien juga tak jarang menyebabkan banyak orang memilih suatu broker yang sebenarnya telah dinyatakan sebagai penipu (scam) oleh regulator di tempatnya berdomisili. Oleh karena itu, di sini Seputarforex mengkompilasikan daftar broker forex penipu, berdasarkan tiga kriteria:

  1. Perusahaan terkait pernah beroperasi sebagai broker forex teregulasi selama minimal satu tahun.
  2. Terjadi kasus gagal withdraw sama sekali tanpa alasan yang jelas dan telah terbukti.
  3. Regulator di negara tempat broker tersebut berdomisili atau teregistrasi sebelumnya, telah menyatakan bahwa perusahaan yang menaungi broker itu tidak teregulasi, ijinnya dicabut, dan atau telah melakukan pelanggaran berat. 

Mana saja broker forex penipu yang sesuai dengan kriteria di atas? Simak daftar berikut

Broker 4XP, alias Forex Place

Broker forex penipu yang satu ini layak disebut “bermuka tembok”. Saat masih operasional, ia mengaku teregulasi di British Virgin Island tempatnya berdomisili sejak berdiri pada 2009, serta telah menjadi bagian dari badan regulasi swadaya Rusia FMRRC. Tak cukup itu saja, 4XP sesumbar tengah mengurus perijinan di FCA Inggris dan ASIC Australia. Pada tahun 2013, borok-boroknya terbongkar. FMRRC menyatakan ijinnya telah dicabut, sementara regulator FSC BVI menyatakan bahwa 4XP tidak pernah teregulasi di sana. Akhirnya, broker 4XP ditutup pada awal 2014 dan kini laman www[dot]4xp[dot]com tak lagi online.

Forex Metal

Broker Forex Metal telah beroperasi sejak tahun 2007. Perusahaannya terdaftar di Panama dan sempat teregulasi di bawah IFSC Belize. Selama beberapa waktu, broker ini sempat menjadi salah satu pilihan trader, tetapi mulai sekitar pertengahan 2014, muncul berbagai komplain gagal withdraw. Lisensinya di IFSC Belize juga tak dapat lagi dikonfirmasi. Kemudian forum ForexPeaceArmy juga menyatakan bahwa tuduhan scam atas Forex Metal telah terkonfirmasi. Pada pertengahan 2016, situs Forex-Metal[dot]com sudah offline. Namun, baru-baru ini tim Seputarforex menemukan sebuah situs dengan URL www[dot]forexmetal[dot]co[dot]in dan logo serupa (hanya berbeda warna) yang beroperasi menggunakan label Forex Metal dan mengutip alamat di Malta.

SkyFX Broker

SkyFX yang didirikan pada tahun 2011, tak pernah benar-benar populer di Indonesia, tetapi ada klien dan IB yang berdomisili di sini. Perusahaan yang menaunginya, Trademarker Ltd, sebelumnya telah mengantongi regulasi CySEC Siprus. Namun, tak butuh waktu lama sebelum masalah demi masalah mengemuka. Perkara yang muncul ke permukaan pertama kali adalah hubungan dengan IB dan afiliasi yang rusak karena URL dan kode dari SkyFX berulang kali berubah dan sering tidak bisa digunakan sewajarnya. Akibatnya, banyak IB dan afiliasi memutuskan hubungan. Tak lama kemudian, pada April 2016, CySEC mengumumkan penarikan lisensi ijin usaha, karena pemiliknya, Aviv Talmor, terlibat dengan tindakan ilegal dan dicekal di negara asalnya, Israel. Tak pelak, SkyFX terpaksa gulung tikar dan meng-offline-kan situsnya.

Masterforex, alias MFX Broker

Kasus scam MFX Broker boleh jadi termasuk salah satu yang terbesar di Indonesia. Broker ini awalnya didirikan pada 2006 dengan nama Masterforex dan berbekal lisensi dari IFSC Belize, tetapi kemudian rebranding menjadi MFX Broker tanpa memperbarui lisensinya. Sebelum maupun setelah rebranding, MFX Broker sangat disukai oleh trader Indonesia hingga IB pun tersebar di setiap kota besar. Akan tetapi, pasca rebranding, sejumlah manuver korporasinya nampak mulai mencurigakan. Mulai dari perkara lisensi IFSC Belize yang terus menerus diklaim “masih dalam proses”, hingga diluncurkannya program MFX Capital yang menjanjikan fixed return dalam besaran puluhan sampai ratusan persen per tahun mulai awal tahun 2015. Setahun kemudian, para IB dan trader tak lagi dibayar, IFSC Belize menyatakan ijin telah sepenuhnya dicabut, lalu menyeruaklah kasus scam yang menggemparkan jagad nusantara. Korban broker forex penipu ini bukan hanya dari Indonesia, melainkan dari seluruh dunia. Saat artikel ini ditulis, situs mfxbroker[dot]com tak lagi beroperasi sebagai laman pialang forex tersebut.

Kesimpulan

Cara kerja pasar forex sangat mirip dengan pasar lain yang memperdagangkan aset seperti sahamETF, atau komoditas. Cara anda memilih untuk trading di pasar forex akan menentukan apakah anda mendapatkan keuntungan atau tidak. Ketika anda melihat seseorang, anda mungkin merasa bahwa orang lain dapat trading forex dengan sukses sementara anda tidak bisa. Itu tidak benar; hanya persepsi diri anda yang membuatnya tampak seperti itu.

Banyak orang yang berjuang ketika melakukan trading forex, tetapi harga diri mereka membuat mereka tidak mengakui masalah mereka, dan anda akan menemukan mereka memposting di website dan forum forex online atau di Facebook tentang betapa hebatnya hal yang mereka lakukan ketika mereka berjuang seperti anda.

Memahami pasar forex dan untung dari trading forex online adalah tujuan yang dapat dicapai jika anda mendapatkan edukasi dan tetap fokus saat anda belajar. Berlatihlah di akun demo trading forex terlebih dahulu, dan mulai dari hal kecil ketika anda mulai menggunakan uang sungguhan. Selalu menerima kesalahan diri anda dan pelajari cara melupakannya saat itu terjadi. Setiap harinya, ada banyak orang yang gagal dalam trading forex karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk jujur pada diri mereka sendiri. Jika anda belajar melakukan itu, anda telah menyelesaikan setengah dari persamaan untuk sukses dalam trading forex.

Sumber:

  1. Investor Alert: Foreign Exchange Currency Fraud – https://www.cftc.gov/LearnAndProtect/AdvisoriesAndArticles/cftcnasaaforexalert.html
  2. Forex Trading Scams – https://www.fca.org.uk/scamsmart/forex-trading-scams
  3. Fraud Advisory: Foreign Currency (Forex) Fraud – https://www.cftc.gov/LearnAndProtect/AdvisoriesAndArticles/fraudadv_forex.html
  4. Is Forex a Scam? – https://www.benzinga.com/money/is-forex-a-scam/
  5. Report a Scam – https://www.fca.org.uk/consumers/report-scam-us
  6. Be wary of Forex frauds – http://www.sec.gov.rs/index.php/en/education/investor-education/articles/275-be-wary-of-forex-frauds
  7. Daftar Broker Forex Penipu (Scam) Berdasarkan Pernyataan Regulator – https://www.seputarforex.com/artikel/daftar-broker-forex-penipu-scam-berdasarkan-pernyataan-regulator-281450-31

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansSuka
3,339PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles